Palembang, Sumselupdate.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, menyambut kedatangan Kepala Kantor Wiayah Kementerian Hukum Lampung, Taufiqurrakhman, beserta tim dalam kunjungan studi tiru menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Senin (14/09).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk berbagi strategi, inovasi, dan praktik baik (best practices) dalam mengimplementasikan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenkum Sumsel, Maju Amintas Siburian, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kanwil Kemenkum Sumsel sebagai lokus studi tiru. Ia menegaskan bahwa pencapaian predikat WBBM bukanlah hasil instan, melainkan buah dari komitmen bersama, konsistensi reformasi birokrasi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Pembangunan Zona Integritas menuntut perubahan pola pikir dan budaya kerja seluruh pegawai. Transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan tanpa pungutan liar menjadi harga mati yang harus terus dijaga,” ujar Maju Amintas Siburian di ruang kerjanya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenkum Lampung, Taufiqurrakhman, mengungkapkan bahwa pihaknya memilih Kanwil Kemenkum Sumsel karena dinilai sukses menghadirkan inovasi pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Melalui kegiatan ini, jajarannya berharap dapat mempelajari secara langsung langkah-langkah strategis dan teknis yang telah diterapkan, sehingga dapat diadaptasi dan diimplementasikan di wilayah kerja Lampung.
Baca juga: Kanwil Kemenkum Sumsel Perkuat Sinergi dengan Pemkab OKI dalam Pembentukan Produk Hukum Daerah
Agenda kunjungan dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait pembangunan ZI, peninjauan langsung terhadap fasilitas pelayanan publik, serta diskusi interaktif mengenai penyelesaian berbagai hambatan operasional dalam birokrasi. Tim Kanwil Kemenkum Lampung juga berkesempatan melihat secara dekat inovasi berbasis digital yang diterapkan untuk mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat.
Melalui kegiatan studi tiru ini, kedua instansi berharap sinergi antarkantor wilayah semakin kuat, sekaligus memacu percepatan reformasi birokrasi secara menyeluruh di lingkungan Kementerian Hukum demi mewujudkan pelayanan yang semakin prima. (**)











