Palembang, Sumselupdate.com – Pembangunan sarana transportasi Light Rail Transit (LRT) yang diperuntukan bagi kepentingan publik harusnya dapat dengan mudah diakses atau dijangkau semua lapisan masyarakat, termasuk juga warga berkebutuhan khusus (disabilitas).
Kondisi yang memiliki keterbatasan bagi kaum disabilitas membuat mereka sulit beraktifitas secara normal sehingga tidak dapat merasakan hasil pembangunan yang selama ini terus dilakukan pemerintah termasuk di wilayah Sumatera Selatan.
Kepala Proyek Utama PT Waskita Karya untuk pembangunan LRT Palembang, Masudi memastikan bahwa tangga yang digunakan untuk naik turun stasiun LRT akan ramah terhadap kaum disabilitas.
Menurtnya pembangunan LRT sudah melakukan kajian jauh mengenai kenyamanan dan keamanan yang diperuntukan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk ramah kepada kaum disabilitas.
“5 Jenis tangga yang akan digunakan naik turun stasiun LRT yakni ramp, travelator, tangga biasa, eskalator, lift. Pada prinsipnya tangga LRT sangat ramah terhadap disabilitas,” ujar Masudi, Senin (7/8/2017).
Desain awal tangga stasiun LRT adalah ramp, namun ada beberapa perubahan yang tujuannya untuk kenyamanan dan ramah terhadap disabilitas.
“Seluruh titik kita akan buat travelator atau escalator. Dimana ada escalator atau travelator maka akan ada lift yang dapat digunakan disabilitas. Travelator atau escalator dan lift akan sangat membantu, tidak hanya kaum disabilitas tapi juga lanjut usia (lansia),” jelasnya. (adi)











