Washington DC Melawan! Gugatan Hukum Dilayangkan atas Kebijakan Trump

Writer: - Sabtu, 6 September 2025
Sejumlah anggota Garda Nasional berjaga di Union Station di Washington DC, Amerika Serikat, pada 22 Agustus 2025. (Xinhua/Hu Yousong)

Washington, Sumselupdate.com – Pemerintah Distrik Columbia (DC) mengajukan gugatan hukum terhadap pemerintahan Donald Trump terkait pengerahan pasukan Garda Nasional di ibu kota Amerika Serikat.

Jaksa Agung DC, Brian Schwalb, pada Kamis (4/9/2025) menyatakan bahwa pengerahan pasukan tersebut melanggar hukum dan harus segera dihentikan.

Read More

“Kami menuntut untuk memblokir pengerahan pasukan Garda Nasional ke Washington DC yang melanggar hukum,” tulis Schwalb di platform media sosial X. “Pendudukan paksa militer di Distrik Columbia melanggar otonomi daerah dan kebebasan dasar kami. Ini harus diakhiri.”

Menurut kantor Jaksa Agung, pengerahan itu bertentangan dengan Home Rule Act, undang-undang yang memberi kewenangan pemerintah lokal untuk mengatur wilayah administratifnya sendiri.

Gugatan ini diajukan kurang dari sebulan setelah Trump menandatangani perintah eksekutif pada 11 Agustus untuk mengerahkan Garda Nasional ke DC dengan dalih menjaga hukum, ketertiban, dan keamanan publik.

Selain 800 personel yang lebih dulu ditempatkan, enam negara bagian yang dipimpin Partai Republik juga mengirim pasukan tambahan, sehingga jumlah total personel di Washington DC kini melampaui 2.000 orang.

Langkah hukum DC mengikuti kemenangan serupa oleh Negara Bagian California. Pada Selasa (2/9), Hakim Distrik Charles Breyer di San Francisco memutuskan bahwa pengerahan Garda Nasional ke Los Angeles pada Juni lalu melanggar undang-undang abad ke-19 yang melarang penggunaan militer untuk penegakan hukum sipil.

Schwalb, yang berasal dari Partai Demokrat, menegaskan bahwa pengerahan Garda Nasional tidak hanya mengganggu keamanan publik, tetapi juga berdampak negatif pada perekonomian lokal. Aktivitas di sektor restoran, hotel, dan pariwisata disebut menurun drastis.

Namun, pemerintahan Trump membantah tuduhan tersebut. Mereka menilai pengerahan pasukan justru membantu menekan angka kejahatan dengan kekerasan di wilayah DC.

(**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts