Madrid, Sumselupdate.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan risiko kesehatan masyarakat akibat wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius masih tergolong rendah, meski tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan wabah tersebut tidak dapat disamakan dengan pandemi COVID-19.
“Risiko kesehatan masyarakat dari hantavirus saat ini tetap rendah. Ini tidak seperti COVID,” ujar Tedros dalam surat terbuka kepada warga Kepulauan Canary, Spanyol, Sabtu (9/5).
Kapal pesiar MV Hondius yang mengangkut 147 orang dijadwalkan tiba di Kepulauan Canary, Spanyol, Minggu (10/5) dini hari waktu setempat setelah wabah hantavirus muncul usai kapal berlayar dari Cape Verde.
Selain tiga korban meninggal dunia, lima penumpang lainnya dilaporkan terkonfirmasi terinfeksi hantavirus.
WHO menyebut tim pakar kesehatan beserta perlengkapan medis telah ditempatkan di atas kapal untuk melakukan penanganan dan pemantauan kesehatan para penumpang.
Menteri Kesehatan Spanyol, Monica Garcia, mengatakan seluruh penumpang saat ini tidak menunjukkan gejala serius.
“Seluruh penumpang tidak menunjukkan gejala,” ujarnya.
Pemerintah Spanyol menyiapkan prosedur khusus setibanya kapal di pelabuhan industri Granadilla, Tenerife. Seluruh penumpang akan dipindahkan menggunakan kendaraan tertutup menuju bandara untuk dipulangkan dan menjalani karantina di negara masing-masing.
Sebanyak 14 penumpang asal Spanyol akan dipindahkan ke fasilitas militer dekat Madrid sebelum menjalani karantina di Rumah Sakit Gomez Ulla.
Sementara itu, seorang perempuan yang sempat dirawat di Alicante karena kontak dengan salah satu korban meninggal dunia dinyatakan negatif hantavirus berdasarkan hasil pemeriksaan terbaru.
(**)











