Viral, Video Penghadangan dan Penyerangan Pengacara Kondang Asal Palembang di Kebun Sawit

Anggota ikatan advokat Indonesia (Ikadin) Sumatera Selatan, mendatangi Mapolda Sumsel, konsultasi bersama Dirkrimum Polda Sumsel.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Video penghadangan dan penyerangan yang dialami pengacara Titis Rachmawati dan timnya di kebun rawa bening Desa Tri Tunggal, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (23/11/2021), sekitar pukul 16.10 WIB, viral di media sosial.

Read More

Video yang berdurasi 01.55 terlihat mobil Toyota Fortuner BG 1725 ZX yang ditumpangi Titis Rachmawati dan timnya saat melintas di dalam kebun sawit, tiba-tiba dihadang mobil Toyota Harier BG 1532 MA.

Kemudian mobil Titis berusaha kabur menghindari aksi penghadangan tersebut justru terus dikejar oleh pelaku. Dan dari arah belakang pelaku menabrakkan mobil Harier-nya yang menghantam bagian belakang mobil Titis hingga kaca mobil pecah dan rusak parah.

Akibatnya, belasan anggota ikatan advokat Indonesia (Ikadin) Sumatera Selatan, mendatangi Mapolda Sumsel, konsultasi bersama Dirkrimum Polda Sumsel, berharap dapat segera diproses Polda Sumsel atas kejadian teror menimpa advokat kondang Titis Rachmawati

Seperti yang dituturkan anggota IKADIN Sumsel Andika Andalan Tama, kejadian yang viral di media sosial yang menimpa Titis dan timnya diduga adanya indikasi pencurian di dalam kebun sawit tersebut.

“Ibu Titis selaku Direksi PT Melly Basir (MB) dan kuasa hukum datang kesana untuk melakukan pengecekan ke lokasi dan ada orang-orang yang mencuri,” kata Andika ditemui usai menemui Dirkrimum Polda Sumsel untuk minta atensi kepada Kapolda Sumsel, Senin (29/11/2021).

Dikatakan Andika, pihak kepolisian sudah melakukan rekonstruksi terhadap kasus tersebut. Dan pihaknya berharap kasus ini segera diproses.

“Kami berharap dari Advokat di Sumsel kepada Kepolisian untuk mengantensi kasus ini karena akibat kejadian tersebut baik bu Titis dan timnya mengalami trauma psikis,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, terkait kasus viralnya penyerangan advokat dan timnya, laporannya sudah diterima.

“Sudah saya perintahkan Kapolres Muba untuk mendalami kasus Bu titis,” tegas Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto, yang ditemui di Polda Sumsel.

Di lain tempat, Titis Rachmawati ditemui di kantor Advocates and Legal Consultans, Senin (29/11/2021), mengatakan, pihaknya menduga sengaja dihadang dan ditabrak orang, hingga mobil miliknya rusak parah.

Pengacara kondang di Kota Palembang, Titis Rachmawati.

Adapun peristiwa itu terjadi di rawa bening Desa Tri Tunggal, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin.

Menurut Titis, kronologis kejadiannya, berawal ketika dirinya bersama empat asistennya meninjau perkebunan sawit miliknya di Dusun VI Tritunggal Desa Bentayan, Kecamatan Sungai Lilin, Muba.

“Namun, saat kami pulang dan melintas di Jalan Tri Tunggal Dusun I, Desa Mekar Jadi, Sungai Lilin Muba, mobil kami ditabrak oleh pelaku yang diduga berinisial A dan D dengan mobil Toyota LC Nopol BG 1757 JI,” ungkap Titis di kantor Advocates and Legal Consultans, Senin (29/11/2021).

Bahkan, ungkap Titis, sebelum ditabrak, mereka sempat dikejar oleh kawanan pelaku, dengan mengendarai dua mobil, serta diteriaki maling, dan menyuruh sopirnya untuk menghentikan laju kendaraannya.

“Untung warga dan pengendara yang melintas tidak terpancing,” katanya

Akibat kejadian ini, Titis bersama empat rekannya Mariyo (sopir), Andre Yunialdi, Bayu Prasetya, sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

“Mobil saya Toyota Fortuner BG 1757 ZX mengalami rusak berat, kasus ini sudah saya laporkan ke Polsek Sungai Lilin, bahkan saya sempat minta perlindungan ke Kapolres Banyuasin AKBP Imam Turmudi, tapi katanya tidak perlu karena ini masalah warisan,” ucap Titis sambil menangis.

Meski demikian, sebagai pejuang penegak keadilan, dirinya tidak akan gentar dan akan terus menuntut keadilan terhadap kasus pengeroyokan, percobaan pembunuhan, percobaan penganiayaan, dan pengerusakan yang menimpa dirinya dan rekan. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.