Baturaja, Sumselupdate.com – Buruh harian Sub Kontraktor PT Sinoma (perusahaan yang mengerjakan pembangunan Pabrik Semen II) bernama Askup (45) meninggal saat jam istirahat makan siang, Jumat (15/9/2017).
Peristiwa menghebohkan itu terjadi di lokasi pembangunan Pabrik Semen Baturaja II. Menurut informasi, Askup diketahui meninggal dunia sekitar pukul 12.45 WIB di tempat ia bekerja. Sebelum meninggal Askup makan siang bersama teman-temannya.
“Setelah selesai makan, Askup berkata aduh sambil meringis dan langsung duduk dan terguling setelah itu tidak bangun lagi,” kata salah seorang teman Askup.
Teman-teman Askup mencoba memanggil-manggil pria asal Geresik Jawa Timur ini namun tidak ada jawaban. Melihat kondisi Askup, temannya langsung berinisiatif melapor kepada atasan. Selanjutnya dilaporkan ke polisi.
Mendapat laporan itu petugas piket Pamapta dipimpin KA SPK I Aiptu I Ketut Sulastra bersama tim identifikasi langsung meluncur ke lokasi tempat Askup ditemukan meninggal.
Polisi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tampak juga dari anggota Koramil Kota Baturaja bersama polisi melakukan evakuasi jenazah. Selanjutnya mayat Askup dibawa ke RS St Antonio Baturaja.
Terpisah, pihak SMBR (Semen Baturaja) melalui Bagian Humas Baturaja Gili Apria Braja menjelaskan, Askup adalah buruh dari sub Kontraktor PT Sinoma (perusahaan yang mengerjakan pembangunan Pabrik Semen II).
“Bukan kecelakaan kerja dan bukan karyawan PTSB, almarhum meninggal pada saat sedang istirahat siang ketika temannya membangunkan almarhum sudah tidak bangun lagi. Almarhum itu tenaga harian sub kontraktor dari pt sinoma,” kata Gili seraya menambahkan kejadiannya pihaknya sudah menginformasikan kepada pihak berwajib dan jenazah masih di RS ST Atonio Baturaja.
Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari didampingi Kasi Humas Polres OKU Ipda Ibnu Holdon yang dikonfirmasi membenarkan ada buruh harian lepas yang bekerja di pembangunan pabrik II meninggal pada jam istirahat.
Menurut Kapolres jenazahnya masih dititipkan di RS St Antonio sambil menunggu keluarganya. (wid)











