Palembang, Sumselupdate.com – Universitas Sriwijaya (Unsri) memberikan klarifikasi terkait kabar dugaan perundungan senioritas yang terjadi di lingkungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Unsri dan ramai beredar di media sosial, Kamis (8/1/2026).
Isu tersebut menyebutkan seorang mahasiswa junior PPDS menjadi korban perundungan hingga diduga sempat melakukan percobaan bunuh diri dan mengajukan pengunduran diri dari program pendidikan spesialis.
Kepala Humas Unsri, Nurly Meilinda, menjelaskan bahwa pihak kampus telah mengetahui adanya indikasi permasalahan tersebut sejak September 2025 dan langsung mengambil langkah secara institusional.
“Rektor telah menugaskan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) untuk membantu dan berkoordinasi dalam proses investigasi,” ujar Nurly, Rabu (7/1/2026).
Menurut Nurly, Fakultas Kedokteran Unsri telah melakukan tahap klarifikasi dengan meminta keterangan dari berbagai pihak yang berada dalam lingkup akademik yang sama, termasuk senior dan sejawat korban.
“Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memahami konteks permasalahan secara menyeluruh dan berimbang,” katanya.
Selain klarifikasi, pihak fakultas juga memberikan pendampingan akademik dan non-akademik kepada mahasiswa yang bersangkutan.
Pendampingan tersebut mencakup layanan konseling sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan peserta didik.
“Saat ini proses investigasi internal masih berlangsung,” ujar Nurly.
Sementara itu, kabar yang beredar menyebutkan dugaan perundungan dilakukan dalam bentuk tekanan finansial, di mana mahasiswa junior diduga diminta membiayai berbagai kebutuhan senior, mulai dari keperluan akademik hingga gaya hidup pribadi.
Dugaan praktik tersebut disebut dilakukan secara tertutup dengan permintaan uang tunai.
Unsri menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan akademik yang aman dan kondusif. Pihak kampus menyatakan tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan, perundungan, maupun praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai etika akademik di lingkungan Universitas Sriwijaya.
(**)











