Turunkan Angka Diare Lewat Penyediaan Air Bersih

Kamis, 23 November 2017
Tim melakukan uji fungsi sarana dan prasarana air minum dan sanitasi.

Martapura, Sumselupdate.com – Tim Provinsial Project Management Unit  (PPMU) Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Provinsi Sumsel melakukan peninjauan tahapan uji fungsi sarana dan prasarana air minum dan sanitasi.

Peninjauan dilakukan di Desa Tebat Jaya Kecamatan Buay Madang dengan dihadiri perwakilan Bappeda OKU Timur, Koordinator Pamsimas OKU Timur Ismail Fauzi, Fasilitator Pamsimas OKU Timur Kukuh Prihandoko, Alri Hariyanto, Satlak, KKM, serta Kepala Desa setempat, Kamis (23/11/2017).

Read More

Kukuh Prihandoko selaku fasilitator Pamsimas OKU Timur mengatakan, kegiatan peninjauan dilakukan untuk melaksanakan pengecekan terhadap sarana dan prasarana air minum dan sanitasi bisa berfungsi dengan baik atau tidak.

Karena, di desa tersebut telah dibangun bak penampung dengan ukuran panjang 3 meter dan lebar 3 meter serta tinggi 2,5 meter. Dimana air tersebut akan mengaliri sebanyak tiga dusun dan empat RT sekitarnya.

“Pamsimas merupakan program dan aksi nyata pemerintah untuk meningkatkan penyediaan air minum, sanitasi, serta  meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Aksi nyata ini secara khusus bermaksud menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lainnya yang ditularkan akibat air dan lingkungan,” terangnya.

Dikatakannya, dari hasil uji fungsi, tim menemukan bahwa seluruh sarana prasarana air minum dan sanitasi yang telah dibangun bisa berfungsi dengan baik. Air bisa mengalir dengan lancar ke rumah-rumah warga.

Program Pamsimas juga memiliki empat tujuan, yang  pertama untuk meningkatkan praktik hidup bersih dan sehat di masyarakat. Kedua, untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki akses air minum dan sanitasi yang berkelanjutan.

Ketiga, untuk  meningkatkan kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal dalam penyelenggaraan layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat. Serta yang keempat, meningkatkan efektivitas dan kesinambungan jangka panjang pembangunan sarana dan prasarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

“Program Pamsismas sudah berjalan sejak tahun 2008 dan saat ini hampir seluruh kecamatan di Kabupaten OKU Timur sudah ada Pamsismas. Target kita kedepan dengan pola 100.0.100 yang artinya 100 persen akses air minum, 0 persen pemukiman kumuh dan 100 persen akses sanitasi,” pungkasnya. (yul)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts