Tragis di Sungai Aur Gading Muaraenim, Perahu Karam Tewaskan Karyawan CSR Asal Bengkulu

Writer: - Rabu, 14 Januari 2026
Jenazah korban perahu karam, Angga Maruli Tua Siregar (25), saat berada di Rumah Sakit Umum Kota Prabumulih sebelum dipulangkan ke rumah duka di Kota Bengkulu, Selasa (13/1/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Muaraenim, Sumselupdate.com – Peristiwa tragis terjadi di aliran Sungai Aur Gading, Desa Talang Nangka, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim, Selasa (13/1/2026) sore.

Sebuah perahu yang ditumpangi tiga orang karam, mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat tenggelam.

Read More

Kapolres Muaraenim AKBP Heri Syaputra melalui Kapolsek Lembak, Iptu Yopi Maswan, membenarkan peristiwa tersebut. Korban diketahui bernama Angga Maruli Tua Siregar (25), seorang karyawan CSR asal Kota Bengkulu.

Kapolsek menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB saat korban bersama dua rekannya, Roy Ganda Purba dan Aldian Rajaguguk, sedang belajar mengemudikan perahu di Sungai Aur Gading.

Namun, tidak lama kemudian perahu yang mereka gunakan tiba-tiba karam sehingga ketiganya tercebur ke dalam sungai.

Seorang warga setempat bernama M. Najamudin yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian segera memberikan pertolongan menggunakan perahu.

Ia berhasil menyelamatkan Roy dan Aldian. Namun, saat hendak kembali menolong Angga, korban sudah tidak terlihat di permukaan air.

Sekitar 20 warga Desa Talang Nangka kemudian melakukan pencarian dengan cara menyelam di sekitar lokasi kejadian.

Setelah kurang lebih dua jam pencarian, tepatnya sekitar pukul 16.00 WIB, korban akhirnya ditemukan di dasar sungai dengan jarak sekitar 10 meter dari titik perahu karam.

Korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans desa dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Prabumulih. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Jenazah Angga Maruli Tua Siregar kemudian dipulangkan ke rumah duka di Kota Bengkulu menggunakan ambulans RSU Prabumulih.

Sementara itu, Aldian Rajaguguk masih menjalani perawatan medis di RSU Prabumulih, sedangkan Roy Ganda Purba dinyatakan selamat.

Kapolsek Lembak menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan. Menurutnya, korban dan saksi memang kerap bermain perahu di lokasi tersebut, namun belum mahir karena masih dalam tahap belajar. Selain itu, perahu yang digunakan berukuran kecil dan tidak sesuai.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts