Banyuasin, Sumselupdate.com – Kecelakaan lalu lintas air kembali terjadi di perairan Sungai Musi, Kabupaten Banyuasin.
Sebuah speedboat penumpang bernama lambung Haras Grup yang melayani rute Jalur 8 Muara Telang dilaporkan karam setelah mengalami kecelakaan, Kamis (5/3/2026) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia.
Kapolsek Muara Telang membenarkan adanya kecelakaan speedboat tersebut. Ia menjelaskan insiden terjadi saat speedboat baru keluar dari muara sungai di wilayah Desa Upang Jaya dan hendak menuju Sungai Musi.
Berdasarkan laporan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat gelombang besar yang menghantam bagian samping speedboat hingga menyebabkan badan kapal pecah dan tenggelam.
“Penyebab laka air yang dialami oleh speed boat penumpang Haras Group diakibatkan oleh gelombang atau ombak yang besar sehingga mengakibatkan speed boat tersebut pecah dan tenggelam,” demikian keterangan dalam laporan Kapolsek Muara Telang.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Daryanti (55), warga RT 18 Dusun IV, Desa Telang Jaya, Kecamatan Muara Telang.
Saat ini jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka di Desa Telang Jaya untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Pihak kepolisian masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait jumlah penumpang serta kerugian materiil akibat tenggelamnya speedboat tersebut.
“Untuk laporan lengkap data korban dan kerugian yang lain akan segera kami sampaikan menyusul,” ujar Kapolsek dalam laporannya.
Sementara itu, informasi dari warga setempat menyebutkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Mahmud, warga Desa Upang Ceria, mengatakan dirinya mengetahui peristiwa tersebut dari penumpang speedboat lain yang melintas di lokasi kejadian.
“Kejadiannya tadi pagi sekitar jam 9,” ujarnya.
Menurut keterangan yang diterimanya, speedboat sempat melaju cukup kencang sebelum akhirnya karam.
“Katanya gara-gara nabrak tunggak,” kata Mahmud.
Saat ini petugas dari Satpolairud Polres Banyuasin juga telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan serta proses evakuasi.
Kasat Polairud Polres Banyuasin, AKP Mukminin, mengatakan pihaknya masih melakukan penanganan di lapangan.
“Masih di lapangan,” ujarnya singkat.
Masyarakat yang beraktivitas di perairan diimbau untuk selalu waspada terhadap cuaca serta gelombang tinggi guna menghindari kecelakaan serupa.
(**)











