Tragis! Cika Tewas Dilindas Truk

Selasa, 30 Mei 2017
Korban dievakuasi dari lokasi kejadian.

Palembang, Sumselupdate.com – Kecerian Cika Safari Ramadani (7) dalam keluarga Gunawan (40) dan Sundara (37) hilang sudah. Cika yang merupakan anak ketiga dari empat saudara ini meninggal dunia dengan kondisi sangat mengenaskan, Selasa (30/5/2017).

Rengekan Cika untuk minta kembang api, menjadi permintaan terakhirnya kepada kedua orangtuanya. Cika meninggal setelah terjatuh dari sepeda motor yang dikendarai ibunya, Sundari dan dilindas truk saat melintas di Jalan Parameswara, Kecamatan IB I Palembang.

Read More

Ketika ditemui di rumah duka di Jalan Rambutan Lama, Lorong Tanjung Sari III, Kecamatan IB II Palembang, suasana duka sangat terasa dengen kepergian Cika untuk selama-lamanya. Kejadian ini, membuat Sundari terlihat syok berat.

Gunawan, ayah Cika ketika ditemui di rumah duka menceritakan, istrinya dan bersama anak ketiganya Cika dan adik bungsungnya Rafael pergi dari rumah di kawasan Talang Betutu hendak menuju rumah neneknya di Jalan Rambutan Dalam, Lorong Tanjung Sari III, Kecamatan IB II, Palembang.

Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna hitam BG 3343 IL, mereka melalui dari Jalan Soekarno-Hatta dan Parameswara.

Ketika tiba di Jalan Parameswara, sepeda motor yang dikendarai istrinya dengan membonceng Cika di belakang dan Rafael di depan tersenggol truk.

“Katanya ketika motor tersenggol truk, anak saya itu terjatuh. Saat terjatuh itulah datang truk dari belakang dan langsung melindasnya,” ujarnya sambil menangis tersedu-sedu.

Namun, ia juga tidak mengetahui truk mana yang melindas anaknya hingga tewas di lokasi kejadian. Karena, saat dirinya tiba di lokasi sudah melihat sang istri terus memandangi jasad anak ketiga mereka telah terbujur kaku.

Dengan adanya kejadian ini, Gunawam mengungkapkan tidak ada firasat sama sekali. Terlebih, ketika membelikan kembang api dari permintaan Cika.

“Anak saya itu sempat minta dibelikan kembang api dan berbuka ingin dimasakan mie. Jadi semuanya sudah dituruti, tapi ternyata itu permintaan terakhir Cika,” kata Gunawan yang masih terus menangis.

Jenazah Cika disemayamkan di rumah neneknya dan direncanakan akan dimakamkan di TPU Puncak Sekuning. Selain itu, pihak keluarga berharap agar sopir truk yang menabrak anaknya bisa ditangkap dan dihukum.

Sementara itu, ketika di lokasi kejadian polisi mengalami kesulitan untuk mencari saksi dalam kecelakaan ini. Banyak warga yang ditanyai polisi mengaku tidak mengetahui kejadian kecelakaan tersebut.

Begitu pula, ketika polisi menanyakan ciri-ciri truk yang menabrak korban Cika juga tidak ada yang mau mengungkapkan.

Kasat lantas Polresta Palembang Kompol Yudha Widyatama mengatakan untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan mengenai kasus tabrakan tersebut. “Truknya kabur dan warga tidak mau bersaksi, jadi kami mengalami kesulitan,” katanya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts