TMMD ke 102 akan Dilaksanakan di Desa Belimbing OKU

Palembang, Sumselupdate.com – Persiapan pelaksanaaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 Tahun 2018 Kodim 0403/OKU terus dipersiapkan termasuk untuk mendistribusikan bahan dan perlengkapan untuk mendukung pelaksanaan TMMD di wilayah desa Blimbing Kabupaten OKU Induk tersebut.

Saat ini beberapa pekerjaan fisikpun sudah dimulai seperti pembuatan pondasi dan tiang pacang jembatan gantung.

Read More

Komandan Kodim 0403/OKU Letkol Arm Agung Widodo, Rabu (4/7/2018) mengatakan, TMMD ke-102 Tahun Anggaran 2018 ini akan dilaksanakan selama 30 hari, mulai 10 Juli hingga 8 Agustus 2018.  Salah satu kegiatan fisik yang menjadi sasaran TMMD ke-102 ini, yaitu pembangunan jembatan gantung sepanjang 130 meter.

Lebih lanjut dijelaskannnya, selain kegiatan fisik, dalam kegiatan TMMD ini nanti, Kodim juga akan melaksanakan kegiatan non fisik. Di antaranya, berupa penyuluhan-penyuluhan, sosialisasi, pelayanan dn pelatihan,

Saat ini TMMD Akan berlangsung di desa Belimbing Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Induk, terpilih menjadi lokasi pelaksanaan TMMD ke-102 karena beberapa alasan.

Di antaranya masyarakat Desa ini mayoritas berkebun dan bertani, selama ini masyarakat kesulitan untuk menuju perkebunan dan sawah ladangnya. Mereka harus memutar 15 kilometer bila tidak menyeberang Sungai Komering.

“Ini kegiatan bersentuhan langsung dengan masyarakat, TNI akan manunggal dengan rakyat dalam melaksanakan pembangunan jembatan gantung ini. Jadi kita bangun bersama masyarakat. Untuk makan dan minum kita juga libatkan masyarakat setempat. Masaknya kita beri dana, masyarakat yang masak dan kita makan bersama,” jelasnya.

Widodo menyampaikan, bahwa tujuan dari segala kegiatan TMMD itu, tak lain adalah memperkuat daerah-daerah dan Desa demi terwujudnya infrastruktur daerah yang handal berlandaskan gotong royong. “Terus terang, saya lihat banyak pembangunan maju, tapi nilai kegotong royongannya luntur. Makanya, harapannya kita bersama masyarakat bersama-sama membangun Desa dengan segala ketebatasan yang ada,” jelas Letkol Agung.

Selain itu, TMMD juga diharapkan bisa membantu kemanunggalan TNI dengan masyarakat. “Dengan beginilah kita bisa membina masyarakat. Nanti, anggota tidur bersama masyarakat di sana sebulan. Keseharian di sana, membaur dengan masyarakat, kerja bersama sekaligus karya bhakti non fisik. Maksudnya biar mereka semakin maju,” pungkas Dandim. (adi)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.