Tipu Masyarakat Pakai Undangan Palsu di WhatsApp, Dua Kakak Beradik Diciduk

Penulis: - Kamis, 6 Juni 2024
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, saat konferensi pers, Rabu (5/6/2024) sore.

Palembang, Sumselupdate.com – Unit Pidana Khusus (Pidsus) bersama Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil mengungkap ilegal akses dengan menangkap langsung dua tersangka berstatus kakak dan adik.

Kedua tersangka yakni Tino (37) dan Ariansyah (29). warga Jalan Dusun III, Desa Tiga Sakti, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Keduanya ditangkap ketika berada di sebuah hotel di Palembang, pada Sabtu (1/6/2024).

Bacaan Lainnya

Penangkapan tersebut berdasarkan adanya Laporan Polisi Nomor: LP/A/27/VI/2024/SPKT.SATRESKRIM/POLRESTABES PALEMBANG/POLDA SUMSEL.

Kasus tindak pidana ilegal akses yang dilakukan kedua tersangka, dengan modus mengirimkan surat panggilan atau undangan melalui aplikasi whatsApp secara acak.

Kasus ini berawal dari tersangka Ariansyah dengan menggunakan 1 unit handphone merek Oppo reno 8 dan menggunakan aplikasi whatsApp mengaku sebagai anggota Polri inisial ED dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), dengan HP nomor 085348172238 mengirimkan aplikasi surat panggilan atau undangan kepada nomor whatsApp secara acak yang bertujuan jika dibuka terhadap aplikasi tersebut dapat memperoleh OTP di dalam pesan handphone penerima.

Kemudian tersangka Ariansyah menguasai akun aplikasi yang berada di dalam handphone dari OTP yang didapat, sehingga seluruh data milik korbannya bisa diakses bahkan isi ATM dikuras.

Kemudian, hasil uang tersebut diberikan kepada tersangka Tino menggunakan HP OPPO Reno 7 yang mengelola hasil menggunakan akun OVO inisial RN (0821———–) jumlah uang Rp3.983.140 dan M Banking Mandiri atas nama Tino Rek 1120016546785 senilai Rp11.033.713 di dalam HP merek Iphone 11 warna hitam milik tersangka Tino.

“Kedua tersangka ini kita tangkap berdasarkan adanya LP/A/27/VI/2024/SPKT.SATRESKRIM/POLRESTABES PALEMBANG/POLDA SUMSEL mengetahui keberadaan kedua tersangka anggota gabungan unit Pidsus dan unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang langsung melakukan penangkapan di sebuah hotel,” jelas Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, saat konferensi pers, Rabu (5/6/2024) sore.

Tersangka diamankan saat berada di parkiran sebuah hotel yang terletak di Jalan R Sukamto, Kelurahan 8 Ilir Kecamatan IT III Palembang, pada Sabtu (1/6/2024) sekitar pukul 13.00 WIB.

“Selain kedua tersangka, diamankan pula barang bukti  berupa 4 unit handphone milik kedua tersangka yang digunakan untuk melakukan penciptaan informasi elektronik dan/atau Dokumen Elektronik agar dianggap seolah-olah data yang otentik menggunakan whatsApp atas nama AKBP ED. Saya mengimbau kepada masyarakat Kota Palembang untuk tetap memasang password di-HP-nya, dengan verifikasi dua langkah, ada di setiap pengaturan aplikasi, seperti WhatsApp atau E-walet, agar tidak menjadi korban,” terangnya.

Atas ulahnya tersangka dijerat pasal Pasal 35 Jo Pasal 51 ayat (1) UU no.1 Tahun 2024 perubahan kedua atas UU no 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana, ancaman 12 penjara.

“Kedua tersangka mengaku sudah dua tahun melakukan aksi kejahatan ini, dan sudah mendapatkan keuntungan uang Rp200 juta,” tukasnya. (**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.