Tilang Elektronik akan Diberlakukan Awal Februari

Sosialisasi E Tilang Oleh Polres OKU.

Baturaja, Sumselupdate.com – Polres Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Sat Lantas Polres OKU akan memberlakukan Tilang Elektronik (E-Tilang). Pemberlakuan E-tilang ini akan diberlakukan awal Februari mendatang, tepatnya 1 Februari 2017. Hal ini dikatakan oleh Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan, SIK, MPP, didampingi Kasat Lantas Polres OKU AKP Candra Kirana Putra, SIK.

“E-tilang ini intinya untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan tilang, bagi masyarakat yang kita tindak karena melanggar, kita tilang dan kita catat dalam satu sistem aplikasi berbasis Android. Di mana aplikasi ini langsung terhubung dengan Pihak Kejaksaan dan Pengadilan Negeri,” terang Candra.

Read More

Setelah diinput data pelanggar ke dalam aplikasi oleh petugas, dikatakan Candra, selanjutnya pengendara yang melanggar akan mendapatkan nomor Resi ID, “Baru pelanggar ini bisa  membayar denda secara langsung ke bank yang telah ditunjuk,” tuturnya.

Adapun bank yang ditunjuk yakni Bank BRI, di mana masyarakat dapat langsung membayar BRIPA (Denda yang akan dibayar-red) ke bank tersebut. “Jika sudah dibayar bukti setor langsung ditunjukan ke Lantas (Baur Tilang) dan selanjutnya akan diproses pengeluaran barang bukti yang ditilang, bisa SIM atau STNK,” katanya.

Adapun denda tilang, dijelaskan Marjuni, bervariatif sesuai kesalahannya, tetapi jika kesalahannya banyak maka akan diambil denda maksimal atau yang paling terbesar, hal ini sesuai koordinasi dengan hakim yang memutuskan pada pertemuan lalu.

“Hakim yang menentukan denda maksimal dalam pembahasan beberapa waktu lalu, misalnya pelanggar tidak memakai Helm, dantidak memiliki SIM. Nah denda maksimal misalnya paling besar di SIM maka yang dikenakan denda terbesarnya,” jelasnya.

Marjuni mengatakan E-tilang ini akan diberlakukan di seluruh wilayah Polda Sumsel yang tujuannya selain mempermudah, juga sebagai bentuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polantas serta mengahapus Image bahwa selama ini masyarakat selalu takut akan ulah oknum polisi yang melakukan Pungli.

“(Penerapan) itu tadi, kita ingin membuang image negatif, kita ini sahabat, mitra dan pelayan masyarakat. Jadi kami ingin menghapus image negatif yang katanya jika bayar tilang uangnya untuk petugas, padahal uang itu untuk negara dan sekarang melalui E-tilang ini masyarakat dapat menyetor langsung ke bank untuk negara,” bebernya. (Wid)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.