Terungkap, Penyebab Masih Ada Penerima Bansos Tak Tepat Sasaran

Senin, 18 Januari 2021
Reses DPRD Kota Pagaralam di Kantor Camat PAU.

Laporan : Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Ternyata banyak penerima Bantuan sosial (Bansos) selama ini tidak tepat sasaran. Hal itu karena selama ini pemerintah pusat masih menggunakan data 2015.

Salah satu yang membuka titik lemah dalam dari program ini, terungkap saat Reses DPRD Kota Pagaralam di Kantor Camat PAU sejumlah RW se-Kecamatan Pagaralam Utara, Senin (18/1/2021).

Wakil rakyat Pagaralam ini, terus menerima keluhan terkait penerima Bansos dari warga, Ketua RT dan RW setempat. Beberapa penerima Bansos dianggap tidak layak menerima bantuan tersebut, tapi nyatanya selalu masih mendapatkan Bansos.

Ketua RW 2 Kelurahan Dempo Makmur, Isnanto menceritakan, jika beberapa penerima Bansos awalnya memang layak mendapatkannya. Tapi, kini kehidupan mereka jauh lebih baik. Masih banyak warga yang justru lebih layak, tapi nyatanya mereka tidak menerima.

“Ada masyarakat yang pada 2015 memang berhak mendapat Bansos, namun saat ini sudah tidak layak lagi, karena tidak lagi tergolong masyarakat miskin. Namun masih tetap dapat Bansos sampai saat ini,” ujarnya.

Hal ini, diakuinya, selalu mendapat protes dari masyarakat. Padahal data yang baru sudah disampaikan oleh RW dan RT ke Pemkot, namun tetap saja belum ada perubahan.

Sambutan.

“Kami perangkat RT dan RW ini yang selalu disalahkan masyarakat. Padahal kami sudah mengusulkan bagi masyarakat yang layak namun tetap saja masyarakat yang lama menjadi penerima,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pagaralam, Herawadi mengakui bahwa sampai saat ini pihak Kementrian Sosial masih menggunakan data tahun 2015. Hal ini membuat masih ada masyarakat yang tidak layak dan sudah meninggal masih terdata menjadi penerima Bansos.

“Data yang digunakan pihak kementerian masih menggunakan data tahun 2015. Hal ini yang membuat ada beberapa penerima bansos yang sebenarnya sudah tidak layak namun masih menerima,” ujarnya.

Namun tahun ini pihak Dinsos Kota Pagaralam dengan melibatkan RT dan RW akan melakukan pendataan ulang masyarakat yang berhak menerima bansos.

“Kami menilai RT dan RW tahu siapa saja warganya yang berhak menerima untuk itu kami melibatkan mereka,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kota Pagaralam, Jenni Sandiyah meminta Dinsos segera melakukan perbaikkan data agar semua masyarakat yang layak menerima Bansos bisa menerima bantuan tersebut. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts