Terlilit Kawat Berduri, Warga Desa Kepur Tewas Tersengat Aliran Listrik

Petugas mengevakuasi jasad Dendi, warga Desa Kepur, Kecamatan Kota Muaraenim, Kabupaten Muaraenim yang tewas tersengat listrik.

Muaraenim, Sumselupdate.com – Warga Komplek Rumah Tumbuh, Kelurahan Muaraenim, Kota Muaraenim, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan,   Selasa (26/3/2019), sekitar pukul 06.00, dihebohkan dengan penemuan sesok mayat laki-laki tanpa identitas.

Mayat pria ini ditemukan di semak Jalan Pematang Sayap belakang vila Jasmin, rumah tumbuh dalam kondisi tewas diduga akibat tersengat aliran listrik PLN.

Bacaan Lainnya

Saat ditemukan, tubuh korban terlilit kawat berduri yang dialiri listrik melalui kabel tersambung dari rumah salah seorang warga tak jauh dari mayat korban.

Belakangan diketahui korban bernama Dendi (20), warga Desa Kepur, Kecamatan Kota Muaraenim, Kabupaten Muaraenim.

Mayat korban sempat dibawa petugas SPK dan identifikasi Sat Reskrim Polres Muaraenim ke RSU dr HM Rabain untuk dilakukan proses visum. Kini mayat korban telah dibawa keluarganya pulang ke rumah untuk dimakamkan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, penemuan mayat itu bermula dari pada Selasa (26/3) sekitar pukul 01.00 dinihari, ada orang berteriak minta tolong.

Mendengar suara teriakan tersebut, membuat beberapa orang warga terbangun dari tidurnya dan menuju suara teriakan tersebut.

Ketika warga menuju ke lokasi tersebut, ada seorang laki- laki  yang tidak diketahui identitasnya mengatakan, di semak tersebut ada orang tewas.

Setelah memberitahukan kejadian itu,  laki laki yang tidak diketahui identitasnya tersebut langsung berlari menghilang dari warga dengan membawa sebuah tas sandang.

Lantas warga menuju lokasi yang disebutkan dan menemukan mayat korban dalam kondisi tewas terkapar dan terlilit kawat berdiri yang dialiri listrik.

Kejadian itu dilaporkan warga ke petugas SPK Polres Muaraenim. Mendapat laporan tersebut, piket SPK Polres Muaraenim, Iptu Rusdi Yahya bersama anggota identifikasi Sat Reskrim Polres Muaraenim menuju lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi.

Petugas melakukan identifikasi terhadap mayat korban. Kemudian petugas juga menelusuri kawat duri yang dialiri listrik PLN  yang tersambung ke salah satu rumah warga.

Namun anehnya, rumah yang tersambung aliran listrik tersebut dalam keadaan kosong.

Bahkan kabel yang dialiri listrik sampai ke kawat berduri korban tersengat listrik sudah dalam kondisi dicabut, sehingga tidak teraliri listrik lagi. Kemudian pada bagian depan rumah tersebut telah dipasang merek  ‘Dijual ni rumah’.

Karena rumah tersebut dalam keadan kosong, sehingga petugas tidak bertemu dengan pemilik rumah.

Namun kuat dugaan pemilik rumah sengaja memasang mengaliri listrik ke kawat berduri tersebut melalui kabel panjang, untuk menyetrum hewan babi di semak belukar yang berada di belakang rumahnya.

Pada proses identifikasi tersebut, menimbulkan pertanyaan besar bagi petugas, kenapa korban bisa berada di lokasi tersebut malam hari.

Kemudian saat proses identifikasi tersebut, petugas juga menemukan kabel casan laptop di saku celana korban. Kini petugas Reskrim Polres Muaraenim masih mendalami kasus tersebut.

Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta dan Kasat Reskrim, AKP Wilian Harbensa  ketika dikonfirmasi, membenarkan penemuan mayat tersebut.

“Kita masih melakukan penyelidikan kasus tersebut dengan memintai keterangan saksi-saksi,” jelasnya. (azw)

 

 

 

 

PDIP

PKB

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.