Muaraenim, Sumselupdate.com – Satuan Sabhara Polres Muaraenim menggelar razia cipta kondisi kamtibmas di Pasar Lama Muaraenim, Rabu (13/12/2017).
“Operasi ini merupakan rangkaian pengamanan jelang Natal dan tahun baru 2018 dengan sasaran premanisme,” ujar Kapolres Muaraenim melalui Kasat Sabhara AKP H Lukmanul Hakim didampingi Kanit Pidsus IPTU Moris WH, saat razia.
Dari hasil giat itu, sebanyak empat orang laki-laki diduga anak punk berhasil diamankan yang kemudian dibawa ke Mapolres Muaraenim untuk didata di Interogasi.
“Keempat anak punk itu kemudian diberikan arahan tentang masa depan sekaligus himbauan agar kehadiran kehadiran mereka tidak mengganggu para pedagang ataupun pembeli yang berada di pasar tradisional Muaraenim,” papar Lukman.
“Setelah mendapat arahan dan identifikasi oleh Sat Reskrim Polres Muaraenim, anak punk tersebut tidak terlibat tindak pidana ataupun penyalahgunaan narkoba, mereka pun akhirnya disarankan untuk pulang ke rumah masing–masing,” tambahnya.
Diungkapkan Lukman, dari hasil pengumpulan bahan-bahan dan keterangan-keterangan (pulbaket), Sabhara Muaraenim mendapati bahwa anak punk menggunakan lantai dua gedung pasar Inpres untuk dijadikan tempat istirahat dan tidur.
Hal itu, kata Lukman, karena lantai dua pasar tersebut yang seharusnya dijadikan tempat jual beli malah terkesan terbengkalai dan tidak terawat.
“Lantai dua Pasar Muaraenim tampak kurang perhatian yang serius dari pengelola pasar, jadi terkesan ada pembiaran dengan tempat dan bangunan pasar,” keluhnya. (azw)











