Terapkan Prokes Covid-19, FKIP Universitas PGRI Palembang Kembali Gelar Yudisium dan Lantik Sarjana Baru

Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Dr Dessy Wardiah, MPd memasangkan gordon dalam pelantikan dan yudisium ke-177 periode ketiga semester genap tahun akademik 2019/2020 sesi ketiga yang diikuti 122 sarjana baru dari Program Studi Pendidikan Jasmani.

Palembang, Sumselupdate.com – Dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang kembali menggelar yudisium dan pelantikan sarjana baru.

Dalam yudisium ke-177 periode ketiga semester genap tahun akademik 2019/2020 sesi ketiga ini diikuti 122 sarjana baru dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya FKIP Universitas PGRI Palembang telah melaksanakan yudisium dan pelantikan sarjana baru sesi pertama dan kedua pada Senin (24/8/2020) pagi dan siang.

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM menyerahkan piagam penghargaan kepada mahasiswi yang meraih predikat Dengan Pujian.

 

Hadir dalam acara yudisium Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, Msi beserta Wakil Rektor I, II, dan III, Wakil Ketua YPLP PT-PGRI Sumsel Drs H Lukman Haris, MSi dan Drs H Djama’ani Djakfar, MPd.

Wakil Sekretaris YPLP PT-PGRI Sumsel, Yulman Rosananda, ST,  Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Dr Dessy Wardiah, MPd, para dekan di lingkungan Universitas PGRI Palembang serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Dr Dessy Wardiah, MPd menjelaskan peserta yudisium ke-117 periode ketiga semester genap tahun akademik 2019/2020 berjumlah 362 orang.

Wakil Ketua YPLP PT-PGRI Sumsel Drs H Lukman Haris, MSi.

 

Sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 maka pelaksanaan yudisium dibagi menjadi tiga sesi. Semua peserta yudisium dan tamu undangan diwajibkan menggunakan masker ditambah dengan face  shield.

Sebelum memasuki ruangan yudisium para peserta juga diwajibkan untuk mencuci tangan dan  diukur suhu tubuh.

“Aula yang dipakai dalam pelaksanaan yudisium H Aidil Fitri berkapasitas 700 orang lebih,  namun  dimaksimalkan hanya 150 orang. Ini tujuannya  untuk mengatur jarak antar-peserta yudisium sesuai dengan standar protokol kesehatan,” jelas Dessy Wardiah.

Pada yudisium ke-177 sesi ketiga ini, alumni Prodi Pendidikan Jasmani menyerahkan sumbangan bantuan akademik berupa beasiswa uang tunai Rp3 juta  dan bantuan non akademik berupa satu set printer  secara simbolis yang diserahkan oleh Dedik Trianto, SPd kepada Ketua Prodi Pendidikan Jasmani, Farizal Imansyah, MPd.

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM.

 

Dessy Wardiah mengatakan, dalam proses pembelajaran para lulusan telah dibekali baik itu teori yang berkaitan sebagai seorang guru maupun kompetensi pendukung untuk profesi lainya.

Dikatakan Dessy Wardiah, setelah dilantik menjadi sarjana baru, maka ini merupakan awal meraih masa depan. Untuk itu,  Dessy berpesan tiga hal yang perlu diingat dan diterapkan untuk terjun langsung ke dunia kerja.

Pertama dapat menjaga sikap dan tingkah laku di manapun berada, karena keberhasilan akan tercapai dengan etika yang baik.

Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Dr Dessy Wardiah, MPd.

 

Kedua Dessy berpesan untuk rajin membuka wawasan mengingat perkembangan teknologi yang semakin maju memudahkan para lulusan untuk mendapatkan informasi, serta yang ketiga menambah keterampilan dan soft skill individual.

“Insya Allah jika tiga hal itu diterapkan kalian akan mencapai masa depan yang gemilang,” ujar Dessy.

Di tempat yang sama, Rektor Univeritas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi menjelaskan perguruan tinggi yang dipimpinnya mulai menerapkan Penomoran ijazah nasioanal (PIN) sesuai dengan imbauan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Dijelaskan Rektor untuk mendapatkan PIN mahasiswa harus benar-benar teliti dalam mengisi data dan harus sinkron dengan ijazah baik SD, SMP maupun SMA, juga nomor induk KTP dan KK harus sama hingga data di perguruan tinggi harus sinkron.

Suasana yudisium ke-177 periode ketiga semester genap tahun akademik 2019/2020 sesi ketiga yang diikuti 122 sarjana baru dari Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas PGRI Palembang.

 

“Setelah data tidak ada yang berbeda barulah kita ajukan untuk mendapatkan nomor ijazah nasional di kementerian,” ujar Rektor.

Bukman mengatakan, Universitas PGRI Palembang selalu update dengan pengetahuan. Ini  ditandai dengan tiga tahun terakhir rangking Universitas PGRI Palembang mengalami kenaikan.

“Alhamdulillah peringkat Universitas PGRI Palembang  terus menanjak dari 1000-an kini berada di peringkat 197 se-Indonesia untuk kategori perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Prestasi ini diraih berkat kerjasama yang terjalin dengan baik antara seluruh civitas akademika,” kata Rektor.

Suasana yudisium ke-177 periode ketiga semester genap tahun akademik 2019/2020 sesi ketiga yang diikuti 122 sarjana baru dari Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas PGRI Palembang.

 

Sementara itu, Wakil Ketua YPLP PT PGRI Provinsi Sumsel, Drs H Lukman Haris, MSi mengatakan, pihak yayasan sangat mengapresiasi para lulusan dan pihak rektorat yang terus melaksanakan perkuliahan meski melalui metode daring di tengah pandemi Covid-19.

Menurut Lukman, Menuju FKIP yang unggul, alumni harus menjemput bola dan jangan menunggu dalam meraih peluang kerja.

“Sebagai alumni harus bisa menawarkan diri Anda dengan keunggulan dan prestasi dimiliki di tempat kerja, Selamat kepada para alumni, Diharapkan para alumni bisa menjaga nama baik almamater,” pesan Lukman. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.