Tanggapi Penggunaan Teknologi di Piala Dunia, Ini Harapan Pelatih Sriwijaya FC

Senin, 25 Juni 2018
Rahmad Darmawan.

Palembang, Sumselupdate.com – Keputusan keliru beberapa kali dilakukan wasit yang memimpin laga di Piala Dunia 2018. Namun kekeliruan ini dapat diatasi dan tidak sampai merugikan salah satu tim karena adanya teknologi video assistant referee atau VAR.

Teknologi VAR merupakan sebuah sistem sederhana yang diterapkan pada olahraga sepakbola untuk membantu wasit dalam mengambil keputusan. Penerapan teknologi ini selama Piala Dunia Rusia juga sangat membantu wasit meminimalisir kesalahan.

Read More

Tercatat, wasit di Piala Dunia 2018 sudah menunjuk titik penalti sebanyak 14 kali. Beberapa di antaranya penalti diberikan terhadap tim usai sebelumnya wasit tidak menunjuk titik penalti.

Meski demikian, penggunaan VAR masih memunculkan perdebatan. Kendati penggunaan bantuan teknologi itu dinilai mampu meminimalisasi kesalahan keputusan sang pengadil, namun di satu sisi juga disebut mengurangi nilai emosional dalam sepakbola.

“Dalam sepakbola ada sebuah prinsip alami, namun juga tidak bisa dilepaskan dari yang namanya teknologi. Penerapan VAR terbukti juga sangat penting selama gelaran Piala Dunia dan memberikan rasa nyaman dan wasit bisa membuat keputusan yang tepat,” ujar Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, Senin (25/6/2018).

Walaupun menuai pro dan kontra, namun Rahmad menginginkan teknologi VAR dapat diterapkan pada kompetisi sepakbola Indonesia. Maklum, terkadang ada saja kejadian yang cukup sulit diambil wasit saat laga sepakbola berlangsung.

Teknologi VAR sedikitnya dapat membantu, karena terkoneksi dengan puluhan kamera yang ada di lapangan. Para pengadil dapat melihat suatu kejadian dari sudut pandang berbeda dalam hitungan detik, dan bisa diputar ulang.

“Mudah-mudahan sepakbola Indonesia terus maju, saya harap dengan penerapan teknologi VAR akan ada di Indonesia. Ini sangat penting sebagai bahan acuan baku sekaligus menepis isu-isu negatif tentang keberpihakan sang juru adil,” jelas Rahmad.

Menurut mantan pelatih T-Team menerapkan teknologi VAR di sepakbola Indonesia tidaklah jelek. Dengan begitu akan terlihat apakah suatu pelanggaran layak mendapatkan kartu atau tidak, sanksi offside hingga gol yang meragukan.

“Saya rasa ini akan jadi lompatan yang luar biasa jika bisa ditetapkan di Indonesia. Dengan begitu sepakbola Indonesia akan sangat menjunjung tinggi nilai sportivitas,” tukasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts