Pagaralam, Sumselupdate.com – Pasca panen raya kopi yang memberikan hasil melimpah, masyarakat Dusun 2 Gelung Sakti, Desa Talang Padang Tinggi, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, menggelar acara syukuran dengan doa bersama.
Tradisi ini telah menjadi bagian dari budaya masyarakat yang dijaga secara turun-temurun sebagai bentuk rasa syukur atas berkah alam.
Ketua BPD Desa Talang Padang Tinggi dan Tokoh masyarakat, Dian Putra Kusuma, A.Md.Kom, menegaskan, kegiatan syukuran tersebut bukan sekadar ritual, namun juga bentuk penghargaan terhadap hasil kerja keras para petani dan nikmat yang diberikan Tuhan.
“Syukuran dan doa bersama ini adalah bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT atas hasil panen kopi yang melimpah. Ini sudah menjadi tradisi turun-temurun di tengah masyarakat dan terus kami jaga sebagai bagian dari budaya lokal,” ujar Dian Kepada Sumselupdate.com Kamis, (10 Juli 2025).
Acara ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antarwarga. Di sela-sela doa bersama, masyarakat memanjatkan harapan agar panen di tahun-tahun mendatang semakin baik, tanaman kopi terhindar dari hama dan penyakit, serta para petani diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan aktivitas berkebun.
Baca juga : Gerakan ‘Stek’ Satu Juta Batang Kopi Pagaralam, Diyakini Akan Tingkatkan Kualitas Kopi Sumsel
“Kami berdoa agar tahun depan hasil panen lebih baik, tanaman kopi tetap sehat, dan seluruh petani diberi kesehatan serta keselamatan dalam bekerja,” tambah Dian.
Sebagai penutup acara, warga mengadakan makan bersama, menegaskan nilai kebersamaan dalam kehidupan sosial mereka. Tradisi sedekah syukuran ini sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan alam, menjadi simbol bahwa di tengah modernisasi, masyarakat Gelung Sakti tetap teguh menjaga identitas budayanya.
Baca juga : Membanggakan, Kopi Pagaralam Masuk Final Ajang Bergengsi di Indonesia
Dengan semangat gotong royong dan nilai-nilai tradisi yang dijunjung tinggi, masyarakat Dusun Gelung Sakti menunjukkan bahwa keharmonisan dengan alam adalah kunci keberlanjutan hidup dan hasil bumi yang berkah. (**)











