Sungai Meluap dan Hujan Deras Rendam Ratusan Rumah di Musirawas

Minggu, 17 Februari 2019
Banjir merendam halaman rumah warga.

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Ratusan rumah warga di empat desa dalam Kelurahan Kelingi, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musirawas (Mura) sudah beberapa hari terakhir terendam banjir akibat luapan air sungai dan guyuran hujan.

Keempat desa yang terendam banjir tersebut yakni Desa Pelawe dan Lubuk Pauh, Kecamatan BTS Ulu. Kemudian  Desa Semangus Lama dan Prabumulih I, Kecamatan Muara Lakitan.

Read More

Hasil pantauan di lokasi, hampir sebagian rumah warga di Kelurahan Muara Kelingi terendam banjir, tidak sedikit warga yang masih bertahan dilantai atas serta bubungan rumah masing-masing.

Serta tempat ibadah seperti dua mushola dan satu Posyandu juga ikut terendam banjir tidak bisa digunakan.‎

Ketua RT3 Kelurahan Muara Kelingi Hasan , banjir terjadi di Kelurahan Muara Kelingi, Minggu (17/2/2019) sekitar pukul 03.00, s‎edikitnya ada ratusan rumah warga digenangi air meliputi, RT1, 2 dan 3.

“Ada ratusan rumah, kedalaman air di RT1 dan 2 sekitar 2 meter, sedangkan di RT3 sekitar 1 meter,” kata Hasan, Minggu (17/2/2019).

Dia menjelaskan, sekitar 12 jam terjadi banjir belum ada Pemerintah Kabupaten Mura (Pemkab Mura), belum ada bantuan hanya saja perwakilan BPBD Kabupaten Mura yang datang melakukan pemantauan dan melakukan pendataan. “Belum ada, tapi ada anggota BPBD Kabupaten Mura yang nge-cek ke sini,” jelas Hasan.

Disinggung mengenai bagaimana persedian air bersih dan arus listrik?kalau air bersih aman, karena warga menggunakan air PAM sedangkan untuk arus listrik aman karena instalasi listrik dipasang agak tinggi sehingga tidak terendam air, lampu masih menyala.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mura, Paisol saat ditemui di lokasi menuturkan, banjir karena luapan air Sungai Musi di Empat Lawang. Apabila debet sungai naik maka pasti dampaknya banjir khususnya di tiga Kecamatan Kabupaten Mura. “Ada tiga kecamatan terendam air, Kecamatan BTS Ulu, Muara Kelingi dan Muara Lakitan,” ucap Paisol.

Paisol menjelaskan, di ‎Kecamatan Muara Kelingi tepatnya di Kelurahan Muara Kelingi, RT1, 2 dan 3. Kemudian, di Kecamatan BTS Ulu di Desa Pelawe dan Lubuk Pauh dan di Kecamatan ‎Muara Lakitan di Desa Semangus Lama dan Prabumulih I.‎‎ “Kalau dikalkulasikan jumlahnya ada ratusan rumah warga meliputi tiga kecamatan,” ucapnya.

Kembali, Paisol menjelaskan, setelah datang kelokasi pihaknya akan melakukan pendataan dan akan dilaporkan ke Dinas Sosial (Dinsos), mengenai kelanjutannya kembali ke Pemkab Mura.

“Kami akan tetap melakukan pemantauan dan koordinasi dengan tim meliputi RT, Kelurahan dan Kecamatan, baik mendirikan posko maupun tenda darurat, pastinya kami siap,” pungkasnya. (ain)‎

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts