Status Udara Buruk, Punggawa SFC Diminta Jaga Kondisi Tubuh

Kamis, 19 September 2019
Pemain Sriwijaya saat latihan rutin.

Palembang, sumselupdate.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Sumatera Selatan membuat kualitas udara kian memburuk. Bahkan kualitas udara di Palembang sudah memasuki status berbahaya.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Krimatologi dan Geofisika, pada pukul 10.00 WIB kualitas udara di Palembang mencapai angka konsentrasi 445,28 mikrogram.

Read More

Hal ini jelas membayakan. Tidak hanya masyarakat pada umumnya, kabut asap ini juga dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan para punggawa Sriwijaya FC.

Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, sudah mengingatkan anak asuhnya untuk tetap menjaga kondisi kesehatan. Dia juga meminta anak asuhnya untuk tidak terlalu sering melakukan aktivitas di luar ruangan, kecuali saat berlatih.

“Saya sudah ingatkan pemain agar mengurangi aktivitas di luar. Karena kita lihat kabut asap sudah semakin tebal. Saya rasa bukan hanya kita, semua masyarakat juga merasakan,” ujar Kas Hartadi, Kamis (19/9/2019).

Menurut mantan pelatih Kalteng Putra itu, sejauh ini memang belum ada pemain yang menderita sesak nafas akibat kabut asap. Namun dia tetap mengingatkan agar kondisi kesehatan selalu dijaga.

Mengenai pola latihan, dia menyebut tetap seperti biasa. Belum ada instruksi khusus dan latihan tetap digelar dengan intensitas yang telah diatur di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

“Saat pertandingan terakhir melawan PSPS di Jakabaring, kabut asap juga sudah ada tapi tidak terlalu berpengaruh di lapangan. Kondisi kebugaran pemain tetap terjaga,” terangnya.

Di kompetisi Liga 2 2019, Sriwijaya FC masih kokoh di puncak klasemen sementara wilayah barat dengan koleksi 34 poin dari 17 laga yang dijalani. Laskar Wong Kito unggul tiga angka dari Persita Tangerang di urutan kedua.

Dengan lima laga tersisa, Sriwijaya FC memiliki peluang cukup besar untuk lolos ke babak delapan besar. Di mana pada laga terdekat, Sriwijaya FC akan kembali menjalani laga kandang.

Elang Andalas memiliki kans menambah tiga angka kala menjamu Persibat Batang di Stadion Jakabaring, Sabtu (21/9/2019), sekaligus menjauhkan diri dari kejaran para pesaing.

Meski tim yang dihadapi masih terdampar di zona degradasi, namun Kas pantang menganggap remeh. Dia menilai Persibat tetap berpotensi merepotkan.

“Dua pemain kita masih cedera, Nerius Alom dan Akbar Zakaria. Jadi kita kemungkinan tidak akan tampil full team. Dan untuk lawan Persibat kita tidak bisa anggap enteng, apalagi komposisi tim mereka banyak berubah dari putaran pertama,” tukasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts