SMRC: Publik Nilai Jokowi Tak Optimal Kurangi Pengangguran

Presiden Jokowi saat kunker di salah satu kampung nelayan Desa Bandengan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Jum'at (17/6/2016)

Jakarta, Sumselupdate.com – Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan mayoritas responden puas pada kinerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Namun, publik juga menilai ada beberapa sektor yang belum optimal dilaksanakan pemerintahan ini.

Menurut peneliti senior SMRC Sirojuddin Abbas, ada beberapa sektor yang masih dinilai negatif oleh responden. Salah satunya terkait penyediaan lapangan kerja yang dinilai belum optimal. Jokowi selama ini dinilai belum berhasil mengurangi jumlah pengangguran.

“Persepsi negatif juga ada di sektor pengentasan kemiskinan dan harga kebutuhan pokok,” kata Sirojuddin dalam release hasil survei di Kantor SMRC, Jakarta, Minggu (24/7).

Terkait masalah-masalah yang masih dipersepsikan negatif ini, Sirojuddin meminta agar Jokowi memberikan perhatian lebih besar. Terutama, masalah harga kebutuhan pokok, pengangguran dan lapangan kerja, serta pemerataan pendapatan.

“Opini publik tidak statis, bisa berubah tergantung seberapa positif atau negatif kinerja pemerintahan Jokowi ke depan. Bila kian positif dukungan kepadanya bisa semakin tinggi, atau sebaliknya,” katanya.

Secara umum hasil survei SRMC menunjukkan mayoritas responden mengaku puas pada kinerja Jokowi dan kabinetnya. Sebanyak 67 persen responden menyatakan puas pada kinerja Jokowi. Sementara sekitar 30 persen menyatakan tidak puas.

Menurut Sirojuddin, ada peningkatan jumlah responden yang puas. “Juli 2015 lalu yang puas hanya mencapai 41 persen, sementara yang tidak puas ada di angka 55 persen,” katanya.

Survei terhadap kinerja pemerintahan Jokowi dilakukan SMRC pada rentang 22 hingga 28 Juni 2016. Survei ini menggunakan metode wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden yang dipilih secara acak.

SMRC menyatakan, margin of error dalam survei ini kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (rel/shn)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.