Simpan Lima Paket Shabu Warga Kertapati Dituntut 7 Tahun Penjara

Writer: - Senin, 8 Januari 2024
Sidang kasus shabu.

Palembang, sumselupdate.com – Miliki shabu sebanyak lima paket dengan berat bruto 3,73 gram, terdakwa Mustopa Kamil dituntut 7 tahun penjara oleh JPU Kejari Palembang, di PN Palembang, Senin (8/1/2024).

Selain dituntut pidana penjara terdakwa  juga dikenakan denda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan.

Read More

Dalam tuntutan dihadapan Majelis Hakim Edy Cahyono SH MH, JPU Kejari Palembang, menyatakan bahwa perbuatan para terdakwa Mustopa Kamil, secara sah dan menyakinkan telah terbukti melakukan tindak pidana membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I (satu) yang beratnya kurang dari 5 gram..

Atas perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menuntut supaya Majelis Hakim PN Palembang, yang memeriksa dan mengadili perkara ini dapat menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Mustopa Kamil, dengan pidana penjara selama 10 tahun serta denda Rp1 miliar subsider 6 bulan,” tegas JPU saat di persidangann.

Baca juga : Selundupkan Shabu, Oknum Caleg DPRD Pangkalpinang Diamankan Petugas

Setelah mendengarkan tuntutan dari JPU terdakwa melalui tim kuasa hukum dari kantor Posbakum PN Palembang langsung membacakan nota pembelaan (Pledoi) di persidangan.

Diketahui dalam dakwaan JPU, bahwa terdakwa Mustopa, berawal pada hari Sabtu tanggal 9 September 2023 di Jalan Abikusno Cokro Suyoso Lr Langgar I Kertapati Kota Palembang, dirumah orang tuanya terdakwa ditangkap oleh pihak polisi Polrestabes Palembang.

Baca juga : Dua Kurir Shabu Dituntut Jaksa 10 Tahun, Divonis Hakim 9,6 Tahun Bui

Saat polisi melakukan pengeledahan di tempat terdakwa berdiri dan ditemukan barang bukti berupa 5 paket Narkotika jenis shabu yang dibungkus plastik bening dengan berat bruto 3, 73 gram.

Dan terdakwa beserta barang  bukti langsung diamankan dan selanjutnya dibawa ke Sat Narkoba Polrestabes Palembang guna penyidikan lebih lanjut. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts