Palembang, Sumselupdate.com – Pihak Kepolisian Republik Indonesia pada pemilu 2024 ini mendeteksi dan mengingatkan masyarakat agar mewaspadai pesan melalui WhatsApp berekstensi APK, yang diberi nama ‘PPS PEMILU 2024.apk’.
Itu ditengarai merupakan modus baru yang dilakukan para pelaku tindak pidana penipuan online yang memanfaatkan momentum pemilu yang tingga menghitung beberapa pekan kedepan.
Hal itu dipertegas oleh pihak Direktorat Tipid Siber Bareskrim Polri, meelalui akun resminya mengingatkan masyarakat agar tidak sekalipun mengklik bila menerima pesan semacam itu.
“Jangan di download atau dibuka. Sobat Siber, harap waspada terhadap pesan semacam ini. Modus kejahatan ini serupa dengan APK undangan atau nomor resi paket,” peringatan ini disampaikan melalui akun Instagram resmi @ccicpolri pada Selasa (23/1/2024).
Faktanya, file berekstensi . APK itu disinyalir berisikan malware yang jika itu di unduh, secara otomatis data pribadi yang tersimpan pada perangkat si penerima pesan akan diambil malware tersebut.
Baca juga : Waspada, Penipuan Mengatasnamakan Orang Lain Marak, Pengusaha di Babel Ini Jadi Korban
“Sobat Siber, harap berhati-hati dan waspada, karena file tersebut berisi malware yang jika diunduh dan diinstal dapat mengambil data pribadi secara ilegal dan menguras isi rekening digital Sobat Siber,” tambah keterangan unggahan tersebut.
Hal ini serupa dengan praktik penipuan online yang sudah banyak memakan korban salah satunya yang pernah memboomingkan Sumatera Selatan.
Saat itu seorang wanita yang tertipu miliaran juta rupiah usai mengklik file berekstensi APK dengan modus pesan surat e-tilang. Dan ini berhasil diungkap penyidik Subdit Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel.
Baca juga : Waspada, Penipuan Mengatasnamakan Orang Lain Marak, Pengusaha di Babel Ini Jadi Korban
Terkait peringatan tentang bahayanya pesan “PPS PEMILU 2024.apk” itu juga sudah disampaikan oleh instansi pemerintahan.
Salah satunya, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melalui akun X/Twitter resminya @sukoharjo_kab memberikan klarifikasi bahwa file apk PPS PEMILU 2024 tersebut mirip dengan modus penipuan apk undangan pernikahan.
Dalam peringatan yang di sampaikan aplikasi tersebut adalah salah satu upaya penipuan dengan cara membobol mobile banking calon korban. Ketika di-install, aplikasi tersebut akan meminta akses Short Message Service (SMS).
Dari sini pelaku sudah mendapatkan username dan password mobile banking korban yang didapat dari kebocoran data yang ketika dilakukan log in mobile banking akan mengirimkan kode One Time Password (OTP) melalui SMS yang nantinya dapat dibaca oleh pelaku melalui aplikasi yang telah terpasang tersebut.
Untuk menghindari risiko seperti ini, masyarakat disarankan untuk memasang aplikasi hanya dari toko aplikasi resmi, seperti Google Play Store atau App Store. (**)











