Sidang Tuntutan Mantan Anggota DRPD Palembang Doni Cs Ditunda

Kasipidum Kejari Palembang Agung Ary Kesuma SH MH.

Palembang, Sumselupdate.com – Sidang tuntutan mantan anggota DPRD Kota Palembang, Doni dan lima terdakwa lainnya kembali ditunda, kamis (24/2/2021)

Penundaan pembacaan tuntutan dari tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang, kepada para terdakwa yakni, Doni SH, Alamsyah, Joko Zulkarnain, Ahmad Najmi Ermawan, Yati Suharman, dan Mulyadi, dikarenakan berkas tuntutan belum turun dari Kejaksaan Agung (Kejagung).

Bacaan Lainnya

Kasipidum Kejari Palembang Agung Ary Kesuma SH MH, ketika dikonfirmasi menjelaskan, berkas tuntutan terhadap para terdakwa saat ini belum turun dari Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Iya benar, setelah kita berkordinasi dengan tim Kejati dan Kejagung, berkas tuntutan sampai saat ini belum turun dari Kejagung, oleh karena itu sidang kita tunda,” jelas Agung saat dikonfirmasi, Kamis (25/2/2021).

Agung menambahkan, untuk tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah siap tidak ada kendala apapun, akan tetapi karena berkas tuntutan belum turun ke pihaknya otomatis sidang ditunda.

“Kalau untuk tim JPU tidak ada masalah sudah siap membacakan tuntutan, mudah-mudahan minggu depan sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dapat berjalan tanpa ada halangan,” ujarnya.

Diketahui dalam sidang sebelumnya, dihadapan majelis hakim yang diketuai Bongbongan Silaban SH LLM, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang, Indah Kumala Dewi, SH.

Dalam dakwaannya menyebutkan bahwa para terdakwa dinyatakan telah melanggar pasal 114 ayat 2 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal  hukuman seumur hidup.

“Barang bukti yang diamankan sebanyak 21,16 ekstasi dan sabu dengan berat 4,213 gram,” tegas JPU Indah saat membacakan dakwaan dihadapan majelis hakim pada sidang sebelumnya.

Di dalam dakwaan JPU juga menyebutkan, kronologi kejadian bermula pada bulan September tahun 2020 di Jalan  Riau Kelurahan 26 Ilir D1 Kecamatan Ilir Barat Kota Palembang.

Sebelum ditangkap pihak BNN telah menerima laporan dari masyarakat bahwa akan ada kegiatan transaksi jual beli narkotika di sekitaran jalan tersebut.

Setelah mengetahui target, pihak BNN pun langsung menangkap beberapa terdakwa dan langsung mengembangkan kasus tersebut.

Sehingga dari perkembangan kasus tersebut didapatlah enam orang  terdakwa salah satunya mantan anggota DPRD Kota Palembang Doni SH.

Usai mendengarkan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), majelis hakim menunda sidang pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Diitemui usai sidang Hendri SH dan Fatner selaku kuasa hukum terdakwa  menyatakan bahwa pihaknya akan membuktikan pada saat persidangan selanjutnya terkait dakwaan JPU.

“Kita akan lakukan pembuktian pada saat persidangan selanjutnya,” tutupnya (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.