Sidang Lanjutan Dugaan KDRT Oknum Notaris, Ayah Terdakwa Jadi Saksi

Saksi kasus KDRT saat diambil sumpah sebelum persidangan dimulai.

Palembang, Sumselupdate.com – Persidangan dengan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diduga dilakukan seorang oknum  notaris atas nama M terhadap istrinya Gita masih terus bergulir secara langsung di ruang sidang Pengadilan Negeri Klas 1 A Khusus Rabu (25/11/2020).

Sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Abu Hanifah beragendakan mendengarkan keterangan saksi meringankan dari terdakwa beserta kuasa hukumnya Sufendi.

Bacaan Lainnya

Ada enam orang saksi yang meringankan yang dihadirkan kuasa hukum terdakwa. Dari keenam tersebut dibagi menjadi 3 kelompok.

“Izin Pak Hakim, ini saksinya di bagi 3 ya, 5 di antaranya pernah kerja dan ada yang masih kerja di  rumah terdakwa dan ayah kandung terdakwa pak hakim,” kata Sufendi, kuasa hukum terdakwa.

Identitas keenam saksi  tersebut ialah Kamil Gondo, Yuyun, Uswatun Hasanah, Ika, Wawan Kusuma dan Daruswan. Sementara saksi atas nama Kamil merupakan dari pihak kepolisian dan Daruswan Ayah kandung terdakwa.

Dari pantauan, persidangan masih terus berlanjut dengan tertib dan tenang. Baik para majelis hakim ataupun kuasa hukum terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum ( JPU)  saling bergantian bertanya kepada saksi di ruang persidangan.

Sampai saat berita ini diturunkan, persidangan masih terus berlanjut.

Diberitakan sebelumnya M seorang oknum notaris yang dilaporkan istrinya sendiri yang bernama Ghitta Shitta Pramasyah karena melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Klas 1 A Khusus yang beragendakan mendengarkan keterangan saksi siang ini.

Dalam sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Indra Susanto menghadirkan enam orang saksi, yang mana satu di antaranya korban itu sendiri, yakni Ghitta.

Identitas enam saksi  tersebut ialah Ghitta, ( Istri Terdakwa), Laila (Asisten Rumah Tangga Terdakwa) Jannah, Sajili, Erni, Diana (masih anggota keluarga Terdakwa dan Korban).

Saksi sekaligus korban Ghitta Shitta Pramasyah saat di persidangan, mengungkapkan kronologi perkara yang dialaminya kepada Hakim Ketua Abu Hanifah, SH, MH, di ruang sidang.

Sebelumnya, di depan sejumlah awak media, pria berprofesi sebagai notaris ini didampingi Kuasa hukumnya Titis Rachmawati membantah keras kalau dirinya telah melakukan menganiaya terhadap istrinya.

“Semua tuduhan dalam laporan pelapor terhadap klien kami sebagai pelaku KDRT semuanya nol besar alias tidak benar. Jangan sampai ada penafsiran di masyarakat seolah-olah klien kami sebagai yang kejam dalam kasus itu,” ujar Titis. (ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.