Setahun Dipimpin HDMY, Warga Miskin Sumsel Berkurang 2,6 Ribu Orang

Gubernur Sumsel Herman Deru memaparkan mengenai turunnya angka kemiskinan dalam acara Refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2018-2023 di Griya Agung Palembang, Rabu (9/10/2019).

Palembang, Sumselupdate.com – Genap setahun memimpin Provinsi Sumsel, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru dan Mawardi Yahya (HDMY) membuktinya komitemennya menekan angka kemiskinan.

Dibandingkan periode yang sama September 2018, warga miskin Sumsel tercatat berkurang 2,66 ribu orang pada September 2019.

Bacaan Lainnya

Catatan ini mengacu pada data yang berhasil dihimpun oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumsel.

Di mana pada tahun 2019 Jumlah penduduk miskin di Provinsi Sumsel mencapai 1.073,74 ribu orang dan turun sebesar 2,66 ribu orang dibanding kondisi September 2018 yang sebesar 1.076,40 ribu orang (12,80 %).

Suasana acara Refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2018-2023 di Griya Agung Palembang, Rabu (9/10/2019).

 

Hal tersebut diungkapkan secara rinci oleh Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan Ekowati Retnaningsih, SKM, MKes pada acara Refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2018-2023 di Griya Agung Palembang, Rabu (9/10/2019).

Hadir pula dalam kesempatan ini Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar, dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru melontarkan evaluasinya terhadap capaian kinerja masing-masing OPD pada masa kepemimpinannya.

Ia mengapresiasi seluruh pejabat Pemprov Sumsel telah berhasil merealisasikan inovasi yang digagas oleh HDMY.

Berfoto bersama usai acara Refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2018-2023 di Griya Agung Palembang, Rabu (9/10/2019).

 

“Merasa bersyukur dan bangga di mana ada peningkatan-peningkatan yang cukup baik dan merata, setiap indikator kerja tidak fokus di satu dinas atau instansi karena semua ditonjolkan,” ungkapnya

Orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini mengakui turunnya angka kemiskinan, ditopang oleh bantuan semua pihak dengan penuh kebersamaan.

“Hari pertama saya masuk kerja, saya ajak semua OPD berkerja dengan nyaman nanti kita nilai dari produk yang kita hasilkan. Dua minggu kerja keluar instruksi Gubernur tentang one agent one inovasion, penurunan angka kemiskinan yang membanggakan meskipun harus tetap diperbaiki karena RPJMD 5 tahun,” tuturnya

“Oleh sebab itu saya minta OPD menghafal betul visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel serta kewenangan hak dan kewajiban,” pungkasnya. (rel)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.