Sempat Distop, Sebelas Mobil Trailer Kembali Berjalan, Dishub PALI Pun Dinilai Impoten

Mobil trailer yang hendak menuju PT Lappindo Sidoarjo Provinsi Jawa Timur sempat diparki beberapa jam lantaran distop paksa petugas Dishub PALI dan warga lantaran tidak mengantungi izin lintas.

PALI, Sumselupdate.com Masyarakat Bumi Serepat Serasan kecewa dan menilai Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tidak tegas dalam menjalankan serta menerapkan aturan tentang mobilisasi angkutan berat tanpa dispensasi masuk di wilayah Kabupaten PALI.

Kekecewaan itu diungkapkan Irawan (35) salah satu anggota LSM Tegar Simpang Raja, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi.

Bacaan Lainnya

Menurut, penindakan terhadap sebelas unit truk trailer bermuatan rig dari lokasi PT Petro Enim Betun Selo (PEBS) Desa Purun Timur, Kecamatan Penukal, PALI yang hendak menuju PT Lappindo Sidoarjo Provinsi Jawa Timur, tidak tegas dan terkesan plin plan.

Padahal, menurut dia, pemberhentian paksa yang dilakukan petugas Dishub PALI dan dibantu warga, sudah benar, sebab belasan mobil berat itu sama sekali tidak mengantungi izin resmi melintas dari Dishub Kabupaten PALI.

Namun mobil tersebut hanya tertunda beberapa jam saja, bahkan pada Kamis (22/9/2016) malam harinya konvoi mobil itu sudah melanjutkan perjalanannya.

“Kami sangat kecewa karena sudah jelas mobil tersebut ketika distop oleh Dishub dan masyarakat Jerambah Besi angkutan itu tidak mengantungi izin melintas, namun entah mengapa pada malam harinya mobil itu tetap berjalan,” ungkap Irawan kepada media ini, Sabtu (24/9/2016).

Selain itu Irawan menilai Dishub PALI belum bisa mererapkan aturan yang berlaku dan dirinya menganggap kinerja dishub PALI ‘Impoten’ tidak bisa mengambil tindakan tegas selaku pihak penegak aturan.

“Saya menilai PALI tidak perlu pakai Dinas Pehubungan kalau begini caranya, percuma ada, tetapi tidak bisa memberikan sangsi tegas,” ujarnya.

Terkait persoalan ini Ardiyan Edison selaku Kabid Angkutan Dishub Kabupaten PALI belum berhasil dikonfirmasi. Ketika dihubungi via telp di nomor 08136864xxxx tidak aktif atau berada di luar jangkauan.

Tapi sebelumnya, Kabid Angkutan Dishub Kabupaten PALI Ardiyand Edison berjanji tetap memastikan, angkutan berat tersebut tidak akan berjalan hingga pihak angkutan memiliki surat izin melintas dari Dishub Kabupaten PALI.

“Saat ini, surat Keur (KIR) mobil sudah kami tahan untuk jaminan ke-11 angkutan berat tersebut. Agar mereka segera menyelesaikan masalah surat izin melintas ke pihak kami,” tegasnya Kamis (22/9) sore. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.