Sebut Penghitungan Suara Real Count Naik Turun, Akademisi Tanyakan Keakuratan Data

Writer: - Selasa, 20 Februari 2024
Akademisi dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) Palembang, Ridho Junaidi SH MH.

Palembang, sumselupdate.com – Adanya dugaan suara para Caleg DPR RI dapil Sumsel, hilang saat perhitungan suara Real Count resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menanggapi hal tersebut Akademisi dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) Palembang, Ridho Junaidi SH MH, mengatakan pihaknya mempertanyakan keakuratan perhitungan suara Real Count resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Read More

Dari hasil temuannya, data real count perhitungan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI yang terdapat di situs resmi pemilu2024.kpu.go.id cenderung berubah-ubah setiap waktu.

“Temuan itu di antaranya, untuk caleg DPR RI baik Dapil I dan Dapil II Sumatera Selatan banyak sekali kejanggalan hasil perhitungan suaranya,” tegas Ridho, Selasa (20/2/2024)

Menurutnya, perubahan data perolehan suara dari real count milik KPU cenderung merugikan peserta Pileg yang ikut Pemilu 2024.

Baca juga : Menkes Sebut Jumlah Petugas Penyelenggara Pemilu 2024 yang Meninggal 84 Orang

Dia mencontohkan, salah satu peserta Caleg DPR RI Dapil II Sumatera Selatan   dari salah satu partai data suara masuk pukul 09.00 WIB mendapatkan 4.790 suara, hingga mendapat 5.165 suara pada pukul 15.00 WIB.

“Pada pukul 16.00 WIB perolehan suara caleg tersebut malah turun drastis menjadi 3.997 suara, itu kan aneh,” tegasnya.

Ia juga menyatakan, kejanggalan perolehan suara berdasarkan real count KPU tersebut tidak hanya satu caleg saja, akan tetapi setelah dicermati ada beberapa nama caleg lainnya juga.

Padahal, data perhitungan suara tersebut resmi dikeluarkan oleh KPU yang dilihat oleh masyarakat.

Ia juga menegaskan, tidak hanya merugikan peserta Caleg karena terjadi pengurangan suara yang sangat drastis, namun juga merugikan masyarakat.

Baca juga : Waduh, Selama Pemilu 2024, 23 Anggota KPPS Meninggal dan 3.909 Sakit

Ia juga menegaskan, jika seandainya pihak KPU membantah adanya kejanggalan dalam pencatatan perhitungan suara, dirinya akan siap membuktikannya.

“Saya siap, untuk duduk bersama dengan pihak KPU membuktikan adanya kejanggalan dalam sistem perhitungan suara real count dari KPU,” tutupnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts