Acara yang digelar sampai Jumat (26/8) mendatang, di Auditorium Pemkab Mura ini sekaligus menepis isu dugaan nepotisme yang muncul ke permukaan sebulan terakhir, terkait isu kekerabatan politik yang akan mengisi kursi-kursi kepala dinas di lingkungan Pemkab Mura.
Bupati Mura H Hendra Gunawan menegaskan kegiatan ini tidak ada hubungannya dengan nepotisme. Menurutnya assessment untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) ini merupakan amanat undang-undang (UU), bahwa proses untuk menduduki jabatan apa pun, ada standarnya. Termasuk juga dari pemerintahan pusat, provinsi dan kabupaten.
“Untuk ikut kegiatan assessment ini ada standar-standarnya. Kita mengedepankan kerja nyata. Hanya saja hasil dari assessment ini nanti turut berpengaruh pada pengisian jabatan, karena yang diprioritaskan yaitu eselon II sebagai calon-calon pengisi jabatan strategis,” ungkapnya.
Dijelaskannya, kegiatan ini salah satu rangkaian menuju Mura Sempurna yang misi pertamanya memperbaiki sumber daya manusia (SDM), karena ketika semua SDM sudah diperbaiki dan sudah memenuhi standar kualitas yang diharapkan pembangunan apa pun bakal terwujud.
“Kita ingin menyiapkan SDM yang berkualitas, sama seperti pendidikan, dari dalam kandungan sudah disiapkan butuh waktu yang panjang, butuh waktu yang lama, dan alhamdulillah kita sudah memulainya, saat ini mulai berjalan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan kegiatan assesment ini bukan hanya kali ini saja, tapi kedepan akan terus berlanjut, bahkan anggarannya sudah ada. Dan yang perlu di pahami kegiatan ini bukan mencari orang yang pintar, tapi bagaimana dengan SDM yang ada mampu memimpin penduduk Musi Rawas keluar dari ketertinggalan.
“Hasil dari kegiatan ini kita dapat pemetaan potensi dari masing-masing ASN, apa yang kurang nanti di beri pemetaan oleh tim dan di berikan masukan, apa yang kurang selama ini diminta untuk melengkapinya, kita harapkan kegiatan ada dampak positif mengeluarkan kabupaten Mura dari ketertinggalan,” kata dia.
Sementara Kepala Tim Asesor Dari Mabes Polri Kombes Bambang menyampaikan assesmen ini merupakan ajang untuk memicu para pejabat di lingkungan Pemkab Mura agar mampu mengeluarkan potensi dirinya. Khususnya sesuai amanat UU terbaru ASN untuk melakukan rotasi mau pun pergantian harus melakukan uji kompetensi.











