Washington DC, Sumselupdate.com – Anggota parlemen Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Steve Scalise, masih kritis di rumah sakit usai menjadi korban penembakan di Virginia. Scalise mengalami luka tembak di bagian pinggul yang membuatnya cedera organ dalam dan mengalami patah tulang.
Seperti dilansir Reuters, Jumat (16/6/2017), Scalise (51) merupakan anggota parlemen untuk wilayah Louisana dan dikenal sebagai orang nomor 3 dalam kalangan Republikan pada DPR AS atau House of Representatives (HOR).
Scalise mengalami cedera pada beberapa organ dalam, menderita patah tulang dan pendarahan hebat setelah terkena tembakan di bagian pinggul sebelah kiri. Dia telah mengalami dua kali operasi untuk cedera organ dalam dan patah tulang kaki yang dialaminya.
Medstar Washington Hospital Center dalam pernyataannya, menyatakan Scalise tetap kritis namun kondisinya mengalami peningkatan. Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden AS Mike Pence telah menengok Scalise di rumah sakit. “Dia akan baik-baik saja, kita harap,” ucap Trump seperti dilansir CNN.
Pada Rabu (15/6) pagi waktu setempat, Scalise bersama empat orang lainnya diberondong tembakan oleh seorang pria, saat sedang berlatih baseball untuk pertandingan aman di Alexandria, Virginia. Selain Scalise, korban lainnya yang mengalami luka-luka adalah Matt Mika, mantan staf anggota parlemen dan kini menjadi pelobi untuk korporasi makanan Tyson Foods. Mika telah menjalani operasi dan dilaporkan juga dalam kondisi kritis.
Korban lainnya adalah Zack Barth yang merupakan staf anggota parlemen AS, Roger Williams, dari Texas. Mika tertembak di bagian kaki dan telah diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Bosnya, Roger Williams (67), mengalami cedera di kaki dalam insiden ini, namun tidak dirawat di rumah sakit.
Crystal Griner (32) menjadi satu-satunya korban wanita, setelah terkena tembakan di bagian pergelangan kaki. Griner yang merupakan agen khusus Kepolisian Capitol dilaporkan dalam kondisi baik di rumah sakit setempat.
Korban luka terakhir adalah David Bailey yang juga merupakan agen khusus Kepolisian Capitol. Bailey sempat dirawat sebentar di rumah sakit atas luka ringan yang dideritanya, namun kini telah diperbolehkan pulang. Baik Griner maupun Bailey bertugas mengawal anggota parlemen AS.
Pelaku penembakan diidentifikasi sebagai James Hodgkinson (66) yang berasal dari Belleville, Illinois. Hodgkinson sendiri tewas dalam baku tembak dengan polisi yang berada di lokasi kejadian. Hodgkinson diketahui telah memposting pesan-pesan bernada kemarahan terhadap Trump dan para tokoh Partai Republik lainnya via media sosial.
Kepolisian AS menyebut Hodgkinson menggunakan pistol tangan kaliber 9 mm dan senapan kaliber 7,62 dalam penembakan itu. Penyelidikan menunjukkan Hodgkinson mendapatkan senjata-senjata api itu secara ilegal. (adm3/dtc)











