Palembang, Sumselupdate.com – Seruan aksi damai di laga kandang perdana Sriwijaya FC terus diseruhkan oleh tiga kelompok.
Ketiga kelompok pendukung Laskar Wong Kito ini berencana menggelar pawai keliling lapangan saat laga berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (22/4).
Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono HB mengadakan pertemuan bersama manajemen Sriwijaya FC, suporter Sriwijaya Mania Hooligan (SMAN), Singa Mania dan Ultras Palembang di SFC Official Store and Cafe, Kamis (20/4) malam.
“Akan ada pawai keliling lapangan di babak kedua oleh para ketua suporter. Itu sebagai bentuk silahturahmi suporter dan menyatakan kita adalah satu,” kata Direktur Pertandingan dan Kompetisi PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Augie Bunyamin.
Sementara itu Kombes Pol Wahyu Bintono menegaskan, agar ketiga kelompok suporter menjaga nama baik Sumsel. Baginya siapa lagi yang akan menjaga nama baik Sumsel selain warganya.
“Nama SFC besar bergitu juga Sumsel. Jangan dirusak, pastinya juga menyangkut nama baik saya disini sebagai Kapolresta menjaga keamanan,” tegasnya kepada ketiga ketua suporter.
Selanjutnya Ketua Singa Mania Ariyadi Eko Neori mengatakan, pawai keliling lapangan adalah bentuk memang suporter SFC solid. Dia ingin memberikan gambaran itu saat laga perdana ini. “Keliling lapangan di babak kedua adalah bukti kami cinta SFC dan Sumsel,” ucapnya.
Lalu Presiden Ultras Palembang Agung mengatakan, mereka akan membuktikan musim 2017 tidak akan ada keributan. “Karena kami bawa nama Sumsel. Kita buktikan di laga musim ini,” tegasnya.
Terakhir Ketua Umum Sriwijaya Mania Hooligan (SMAN) Eddy Ismail menuturkan, kami sudah damai sejak turnamen musim lalu. Karena memang tidak ada lagi keributan suporter SFC. “Kita mau mendukung SFC di home bukan merusak laga,” jelasnya singkat.
Sebelumnya kelompok suporter juga sudah melakukan kesepakatan perdamaian bersama Polda Sumsel. (tra)











