Salah Satu Orangtua Santri di Manifest Sriwijaya Air, Keluarga Besar Pondok Gontor Berduka

Ustad Khalifatul Amin dan Ustadzah Agus Minarni bersama kedua anaknya. (foto facebook)

Laporan: Edwar Heryadi

Pontianak, Sumselupdate.com – Keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor tengah berduka. Ini menyusul salah satu orangtua santri masuk dalam manifest pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak dan diduga jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Bacaan Lainnya

Salah satu penumpang pesawat itu adalah Ustad Khalifatul Amin dan Ustadzah Agus Minarni, orangtua dari santri Pondok Gontor Putra 1 bernama Agus Nur Hafidz dan Ustadz Agus Nur Fauzan, mahasiswa Universitas Darussalam (Unida).

Ketua Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Darussalam Gontor Cabang Kalimantan Barat (Kalbar), Ustadz Mansyur At-Taufiqi, MpdI saat dihubungi Sumselupdate.com malam ini membenarkan kedua orangtua santri Pondok Gontor Putra 1 dan mahasiswa Unida masuk dalam daftar penumpang dalam tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.

Menurut Ustadz Mansyur, pihaknya mengetahui masuknya nama salah satu orangtua wali santri Gontor ini setelah pihak maskapai menghubungi dirinya sore tadi.

Informasi mengenai masuknya nama kedua orangtua santri di manifest pesawat Sriwijaya Air cepat menyebar di berbagai grup wali santri di aplikasi whatsApp.

“Saat ini kami tengah konfirmasi dengan kawan-kawan atas meninggalnya saudara guru kita semua ini,” kata Ustadz Masyur.

Menurut Ustadz Masyur, dirinya sangat mengenal sosok kedua korban.

“Ustad Khalifatul Amin merupakan alumni Pondok Gontor dan saat ini bekerja sebagai ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Menpawah yang bertugas di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir,” katanya.

Sedangkan Agus Minarni merupakan guru pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Mempawah.

Ditambahkan Ustadz Mansyur, Agus Minarni merupakan anak dari salah satu pendiri Pondok Pesantren Darussalam Sengkubang, Kalbar.

Informasi mengenai masuknya nama kedua orangtua santri di manifest pesawat Sriwijaya Air cepat menyebar di berbagai grup wali santri di aplikasi whatsApp. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.