Abu Dhabi, Sumselupdate.com – Rusia dan Ukraina akhirnya menggelar interaksi langsung dalam rangkaian pembicaraan yang berlangsung selama dua hari dan berakhir Sabtu (24/1) di Uni Emirat Arab (UEA). Meski disebut berlangsung dalam suasana konstruktif, pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan konkret maupun pernyataan bersama.
Juru bicara pemerintah UEA menyatakan pembicaraan tersebut mencakup pertemuan langsung antara kedua pihak dan berlangsung dalam atmosfer yang positif serta terbuka.
Sejumlah pejabat tinggi turut hadir dalam pertemuan ini, di antaranya utusan Presiden Amerika Serikat Steve Witkoff dan Jared Kushner, Kepala Intelijen Militer Rusia Igor Kostyukov, Kepala Kantor Presiden Ukraina Kyrylo Budanov, serta Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Rustem Umerov.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melalui platform media sosial X mengungkapkan bahwa negosiasi melibatkan perwakilan militer dari Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat. Ia menyebut pembahasan difokuskan pada parameter yang memungkinkan untuk mengakhiri perang.
Di sisi lain, laporan media menyebutkan pembicaraan trilateral lanjutan antara Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat berpeluang kembali digelar di UEA pada pekan depan.
Pembicaraan ini berlangsung di tengah konflik bersenjata yang masih terus terjadi di Ukraina. Sejumlah pejabat Ukraina melaporkan bahwa pasukan Rusia tetap melancarkan serangan drone dan rudal skala besar ke beberapa wilayah, termasuk Kiev, selama proses dialog berlangsung.
UEA menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya diplomatik untuk mendorong dialog serta menjajaki solusi politik potensial guna mengakhiri krisis Ukraina.
Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, saat bertemu para kepala delegasi pada Jumat (23/1), menyatakan dukungan penuh negaranya terhadap seluruh upaya dan inisiatif yang bertujuan mencapai penyelesaian konflik Ukraina demi kepentingan semua pihak, serta mendorong perdamaian dan stabilitas global.
(**)











