Raja Begal Sadis di PALI Meregang Nyawa Usai Baku Tembak Dengan Petugas

Jasad Bustomi alias Tomi yang tewas usai baku tembak dengan petugas.

PALI, Sumselupdate.com Kepolisian Polsek (Polsek) Talang Ubi bersama Polsek Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menembak mati pelaku yang diduga sebagai raja begal, yang kerap melakukan aksi pencurian dengan tindak kekerasan hingga mengakibatkan korbannya meninggal dunia.

Dari data yang didapat dihimpun, pelaku tersebut adalah Bustomi alias Tomi (27) dan mengantungi empat laporan polisi dari Polsek Talang Ubi dan Polsek Penukal utara.

Bacaan Lainnya

Pelaku selama ini kenal sadis saat melakukan aksi dan selalu membawa senjata dan tidak segan untuk melukai para mangsanya.

Namun, langkah raja begal ini harus terhenti setelah Tim Elang Polsek Talang Ubi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Talang Ubi Kompol Suhardiman, SH, MH bersama Kanit Reskrim Ipda Nasron Junaidi, SH, berkoordinasi dengan Kapolsek Penukal utara Iptu Alpian, SH.

Aparat ini bertindak usai mendapatkan laporan dari masyarakat terkait keberadaan target operasi (TO) jajaran penegak hukum di Desa Suka Maju, Kecamatan Penukal Utara pada Kamis (14/12), sekitar pukul 15.30.

Selanjutnya Tim Elang langsung menuju Desa Sukarami. Tiba di jalan antara Desa Tambak dengan Desa Tanjung Baru, Tim Elang melihat pelaku Tomi yang berboncengan dengan temannnya yang tidak dikenali menggunakan sebuah sepeda motor.

Saat akan ditangkap rekan pelaku berhasil meloloskan diri dengan berlari kehutan.

“Saat akan ditangkap pelaku tomi melakukan perlawanan dengan menembak salah satu anggota menggunakan senpira (senjata api rakitan –red), beruntung anggota kita menggunakan rompi anti peluru. Selanjutnya pelaku masih mencoba melarikan diri, dan tidak menghiraukan tembakan peringatan dari Tim Elang.” terang Kapolres Muaraenin AKBP Leo Andi Gunawan, SIK, MPP melalui Kapolsek Talang ubi, Kompol Suhardiman SH MH didampingi kanit reskrim Ipda Nasron Junaidi, SH, Jumat (15/12/2017).

Enggan kehilangan buruannya, petugas mengambil tindakan tegas dengan menembak pelaku, dan mengenai dada kiri mengakibatkan korban sekarat.

“Ada dua timah panas yang bersarang di tubuh pelaku, saat setelah ditembak dan di jalan akan dibawa ke RSUD pelaku meninggal dunia,” tambahnya

Selain itu, dalam penjelasan Kapolsek Penukal Utara, Iptu Alpian, pelaku ini merupakan resedivis, dan salah satu dari pelaku yang pernah melakukan perampokan terhadap guru yang sempat viral beberapa waktu lalu dan mengakibatkan sekolah tempat mereka mengajar diliburkan.

“Dia (pelaku) adalah salah satu perampok yang membuat sejumlah tenaga pengajar datangan di Penukal Utara ketakutan, dan tiga motor dan harta benda milik guru tersebut lenyap. Selain itu, pelaku itu residivis dari kasus yang sama yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia. Pelaku kita bantarkan karena mengalami sakit,” imbuh Kapolsek Penukal Utara.

Terpisah, salah satu korbannya menerangkan bahwa cara kerja pelaku ini cukup cepat dan tidak ragu-ragu lagi dalam melakukan aksinya.

“Dia itu ngiringi aku, padahal di depan aku ramai orang, dia langsung nendang aku dan saat aku jatuh langsung mengambil motor aku dan langsung kabur,” terang Melitasari (17), warga Talang Tumbur, Kelurahan Talang Ubi Barat.

Selanjutnya, untuk saat ini jasad pelaku telah dikembalikan pada keluarga untuk dikebumikam.

Sedangkan barang bukti senpira yang digunakan pelaku untuk melawan petugas dan senjata tajam jenis pisau yang ditemukan di pinggang korban diamankan petugas Mapolsek Talang Ubi. (adj)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.