Pungli Penerimaan PTT Muba Terkuak, Kepolisian Siap Teruskan Penyelidikan, Dewan Ikut Terusik

Kamis, 14 September 2017
Ilustrasi Pungli

Sekayu, Sumselupdate.com – Pasca terkuaknya dugaan pungutan liar (pungli) dalam penerimaan Pegawai Tidak Tetap (PTT) kesehatan di Kabupaten Muba membuat aparat kepolisian setempat langsung merespons dengan mengumpulkan sejumlah data.

Meski Polres Muba masih mempersilakan Inspektorat Pemerintah Kabupaten Muba menangani perkara suap di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Muba. Namun kapan pun pihaknya siap jika suatu waktu mendapat pelimpahan perkara ini.

Read More

“Kapan pun kami siap dan Alhamdulillah sinergitas antara tim internal Pemkab dan Polres terjalin dengan baik. Tapi saat ini kami memberi kesempatan kepada Inspektorat yang telah menangani dugaan kasus pungli ini,” ujar Kapolres Muba AKBP Rahmat Hakim.

Hingga saat ini Inspektorat Muba sendiri masih mengusut perkara ini dengan memintai keterangan sejumlah korban dan terduga pelaku serta mengamankan barang bukti berupa kwitansi bermaterai.

Perkara suap ini mencuat setelah sejumlah tenaga honor kesehatan mendatangi Inspektorat, Rabu (13/9) yang mengadukan nasib mereka dengan membawa sejumlah bukti setoran uang yang dibuatkan dalam kwitansi bermaterai.

Para tenaga sukarela kesehatan yang bertugas di Puskemas Kecamatan Palakat Tinggi ini diminta memberikan uang dalam jumlah yang beragam, mulai dari Rp30 sampai Rp50 juta untuk mendapat SK PTT medis dan kesehatan 2017.

Tahun ini Pemkab Muba telah mengeluarkan SK PTT kesehatan dan medis sebanyak 335 orang, yakni 258 untuk bidan, 25 dokter, serta tenaga kesehatan khusus sebanyak 52 orang.

Disamping itu, terkait persoalan ini Komisi IV DPRD Kabupaten Muba yang merupakan mitra Dinas Kesehatan juga langsung bergerak. Terlebih ada sejumlah oknum dewan yang diseut terlibat.

Padahal menurut dewan, di APBD perubahan tahun ini tidak ada penambahan anggaran untuk Dinkes, melainkan pergeseran untuk pemenuhan anggaran yang telah diajukan sebelumnya.

Disamping itu, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin kembali menegaskan akan menyikat pelaku pungli yang telah memalukan Kabupaten Muba tersebut.

“Saya tidak akan main-main memberantas aksi pungli ini. Saya akan tunggu laporan resmi Inspektorat mengenai kasus ini,” tegasnya menjawab pertanyaan media mengenai ujung kasus ini.

Menurut Dodi, tidak menutup kemungkinan bahwa kasus akan dilimpahkan ke aparat penegak hukum. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts