Puluhan Kilogram Kerupuk dan Kemplang Hangus Terbakar, Diduga Dipicu Arus Pendek Listrik

Kepulan asap pasca-kebakaran yang terjadi pabrik kerupuk dan kemplang di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang, Rabu (17/3/2021).

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Kebakaran yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang menghanguskan 40 kilogram kerupuk dan kemplang milik Aling.

Bacaan Lainnya

Peristiwa kebakaran itu diketahui dari karyawannya bernama Purnama (23). Dia mengatakan peristiwa teersebut terjadi sekitar pukul 13.00WIB yang saat itu sembilan karyawan Aling sedang makan siang.

“Kami tuh lagi makan pas lihat ado asep dari rumah bapak Efendi kami terkejut dan langsung memadamkan api,” ujar Purnama.

Dikatakannya, saat itu karyawan sedang membuat dan menjemur kerupuk dan kemplang sebanyak 40 kilogram.

Kepulan asap pasca-kebakaran yang terjadi pabrik kerupuk dan kemplang di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang, Rabu (17/3/2021).

“Tadi baru 40 kilogram yang dibuat sehari bisao sembilan karung,” jelas Purnama.

Sementara itu, di lokasi kejadian api masih berkobar membakar rumah Efendi dan warga bahu membahu memadamkan api meski belum ada bantua dari petugas PBK.

Dari pantauan kami setidaknya ada tiga titik akses yang dapat dijangkau, di antaranya masih bisa diatasi PBK sementara satu akses jalan tak bisa diakses lantaran ruas jalan yang kecil.

Kepulan asap pasca-kebakaran yang terjadi pabrik kerupuk dan kemplang di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang, Rabu (17/3/2021).

Kapolsek Kemuning AKP mengungkapkan sumber api berasal dari salah satu rumah milik warga yang diduga akibat korsleting arus listrik.

“Api bukan berasal dari pabrik kerupuk dan kemplang. Tapi dari rumah Efendi yang diduga penyebab akibat korsleting arus listrik dan juga ada sepeda motor yang terbakar,” ujarnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.