Palembang, sumselupdate.com – Tak terima anaknya sudah menjadi korban penganiayaan dan disiram cuka parah, membuat Hili Fil Aini (36), warga Jalan KI Merogan Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke Polresta Palembang, Sabtu (22/12), siang.
Di hadapan petugas piket pengaduan, Aini menuturkan kejadian yang dialami anaknya terjadi pada Kamis (20/12), sekitar pukul 20.00, di jalan KI Merogan tepatnya samping Lorong Setia Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati, Palembang.
Di mana saat itu, anaknya Akbar Rizki (16), hendak pulang ke rumah dengan berjalan kaki, usai bermain. Lalu tiba-tiba datang 6 orang tak dikenal korban, tak disangka ke-6 pelaku itu pun langsung menyiram korban dengan cuka parah, dan memukuli korban. Karena panik sudah disiram cuka parah, korban pun hanya bisa pasrah.
Usai puas melakukan aksi tersebut, ke-6 pelaku pun langsung meninggalkan korban. Akibat kejadian ini korban mengalami mata kanan korban pedih, pipi kiki korban luka lecet, leher luka bakar, bahu kiri dan kanan luka bakar.
“Saya tidak terima anak saya sudah disiram cuka parah, dan dianiaya enam pelaku,” ungkapnya.
Dengan adanya laporan ini, lanjut Aini, dirinya berharap keenam pelaku ditangkap,” Tangkap saja pak ke-6 pelaku, karena sudah meresahkan,” harapnya.
Sementara, Kasubag Humas, AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan korban,” Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh unit Pidum, Polresta Palembang,” tegasnya. (tra)











