Potret Hidup Makin Susah, 25.000 Pelanggan di Palembang Tunggak Listrik

Manajer PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palembang, Nanang Prasetyo.

Palembang, Sumselupdate.com – Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang sudah terjadi satu tahun terakhir ini, cukup terlihat dampaknya pada perekonomian rakyat. Salah satunya terdata 25.000 pelanggan PLN di Kota Palembang menunggak bayar tagihan rekening listrik.

Manajer PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palembang, Nanang Prasetyo mengatakan, pelanggan menunggak itu pelanggan pasca bayar. Dari total 800.000 pelanggan PLN Palembang, 25.000 pelanggan menunggak tagihan rekening listrik.

Bacaan Lainnya

“Pelanggan menunggak ini sekitar 5 persen dari total pelanggan, semuanya pascabayar,” katanya usai audiensi dengan Walikota Palembang, Selasa (9/3/2021).

Ia mengatakan, dari total pelanggan PLN, diantaranya 50 persen pelanggan masih menggunakan pascabayar.

“Karena itu kita mengimbau agar masyarakat bisa bermigrasi atau beralih ke prabayar dari pascabayar agar terhindar penunggakan yang berujung pencabutan,” katanya.

Menurutnya, banyak terjadi penunggakan pun berbagai alasan mulai dari faktor lupa membayar, tidak ada waktu membayar sampai masalah ekonomi.

“Karena itu, kalau pelanggan ini bermigrasi maka akan lebih memudahkan. Tidak bayar atau lupa bayar tidak ada tunggakan. Pemakaian bisa disesuaikan dengan uang yang ada,” katanya.

Nanang meminta agar masyarakat pun bisa tertib membayar listrik karena dalam membayar listrik ada kewajiban pajak.

Bukan hanya penggunakan, akibat pandemi ini juga PLN mengaku terjadi penurunan penerimaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang menurun hingga 20 persen.

“Sebelum pandemi dalam satu bulan nilai PPJ ini bisa mencapai Rp15 Miliar, namun saat awal pandemi menurun menjadi Rp 12,6 Miliar perbulan,” katanya.

Namun saat ini, sejak akhir tahun 2020 dan menginjak awal tahun 2021 sudah mulai membaik.

Alhamdulilah, ini sudah membaik menjadi Rp14 Miliar perbulan. Ini artinya kondisi perekonomian sudah mulai membaik dan kita harap ini akan terus membaik,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.