PALI, Sumselupdate.com – Rian Saputra alias Rian (23), warga Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara dan Muhammad Rosi Arafik alias Rosi (21), warga Desa Gunung Menang, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dijebloskan ke balik jeruji besi penjara Polsek Talang Ubi.
Pasalnya, kedua pemuda ini terjaring razia yang digelar jajaran Kepolisian Sektor Talang Ubi, pimpinan langsung Kompol Victor Eduard Tondaes SE, di Jalan Merdeka, Kelurahan Handayani Mulia, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Jumat (7/7/2017) dinihari.
Berawal saat Rian dan Rosi sedang melintas di lokasi kejadian menggunakan sepeda motor Honda Revo warna hitam tanpa plat nomor polisi, yang dikendarai Rian. Petugas Kepolisian yang curiga melihat pelaku langsung memberhentikan laju sepeda motor tersebut.
Setelah diberhentikan, petugas terlebih dahulu meminta pelaku menunjukkan surat-surat yang tidak mampu ditunjukkan. Merasa curiga dengan kedua orang ini, akhirnya petugas mengeledah tubuh dan motor yang digunakan.
Benar saja, petugas menemukan sepucuk senjata api rakitan (senpira) jenis revolver berikut empat butir amunisi aktif dari tubuh pelaku Rian yang terselip di celana bagian depan dekat perut. Sedangkan di tubuh tersangka Rosi petugas menemukan senjata tajam (sajam) jenis golok yang diselipkan di pingang.
Kapolres Muaraenim Leo Andi Gunawan SIK, melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondaes SE mengatakan, bahwa razia yang digelar pihaknya dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya Curas, Curat dan Curanmor (3C) serta pencegahan masuknya ISIS yang sempat diisukan.
“Razia ini kita lakukan sebagai bentuk antisipasi kita. Dan kedepan akan kita lakukan secara rutin tanpa waktu yang ditentukan. Jadi sewaktu-waktu dan dimana pun, akan dilaksanakan kegiatan serupa. Terkait kedua pelaku, kita akan panggil korban-korban yang menjadi korban 3C untuk melihat pelaku,” terangnya.
Sementara, kedua pelaku Rian dan Rosi mengelak bahwa senpira dan sajam yang dibawanya tersebut, digunakannya untuk melakukan aksi kriminalitas. “Kami tidak pernah melakukan tindak kejahatan, seperti menodong. Senjata itu aku bawa untuk jaga diri,” ucapnya kepada petugas. (adj)











