Polres OKU Terus Dalami Tragedi Berdarah Menantu Saling Bacok Dengan Mertua

Jumat, 28 Juli 2023
Kanitres Polsek Baturaja Barat Ipda Bustami.

Laporan: Heriyansah

Baturaja, Sumselupdate.com – Kasus tragedi Berdarah yang terjadi di Desa Batu Putih, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU pada Kamis (27/7/2023) pagi yang menewaskan satu orang serta dua kritis, hingga kini masih menjadi misteri.

Read More

Untuk mengungkap kasus tersebut, pihak polisi terus berkerja keras agar kasus yang menghebohkan masyarakat ini bisa terungkap, termasuk memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui permasalahan awal kejadian tersebut.

Kapolres OKU AKBP Arif Harsono didampingi Kasat Reskrim Polres OKU dan Kanit Reskrim Polsek Baturaja Barat Ipda Bustami melalui Kasi Humas AKP Budi Santoso menerangkan jika pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman terkait motif hingga terjadi peristiwa pembunuhan itu.

Menurut Kapolres saat ini pihaknya telah menurunkan tim penyelidik, penyidik, dan tim investigasi untuk mencari informasi di seputar Tempat Kejadian Perkara (TKP) agar kasus ini bisa dapat diselesaikan.

“Kita saat ini masih melakukan interogasi kepada beberapa pihak untuk mengetahui motifnya seperti apa. Mengingat dua korban yg mengalami luka berat saat ini belum bisa memberi keterangan,” ujar Kasi Humas Polres OKU didampingi Kanitres Polsek Baturaja Barat saat ditemui Jumat (28/7/2023).

Dikatakan Ipda Bustami, saat ini pihaknya telah meminta keterangan saksi yakni Sarkowi (35) yang pada saat kejadian lari dari TKP. Dimana menurut Sarkowi, saat kejadian, dirinya sedang ngopi bersama mertuanya yakni korban Armiadi (65).

Saat sedang ngopi tersebut, tiba–tiba Elyan Farizon datang dan masuk ke rumah guna mencari Tri Agustin.

“Ketika bertemu, Tri Agustin langsung didorong oleh Elyan namun dilerai oleh Armiadi dan Sarkowi. Kemudian Tri Agustin menyuruh Sarkowi untuk pergi lantaran takut terjadi kekerasan. Setelah itu Sarkowi tidak mengetahui apa yang terjadi di rumah tersebut,” lanjut Ipda Bustami.

Sementara Kasatreskrim Polres OKU AKP Zanzibar mengatakan, jika pihaknya juga memeriksa saksi Alfatilah yang tak lain merupakan kakak kandung dari korban Tri Agustin (32) yang turut menderita luka bacok akibat peristiwa tersebut.

Dimana menurut kesaksian Alfatilah, pernikahan antara Elyan Farizon (46) dan Tri Agustin hingga saat ini belum terdaftar secara resmi.

“Hingga saat ini, sudah delapan tahun kumpul kebo namun belum memiliki buku nikah,” ungkap Alfatilah kepada petugas yang memeriksanya.

Dikatakan Alfatilah, pihak keluarga sendiri telah meminta kepada Elyan untuk menikahi adiknya secara agama dan negara sehingga adiknya bisa mendapatkan buku nikah yang resmi. Karena tidak bisa menunjukan buku nikah, sambung dia, pihak keluarga kemudian menyuruh Elyan Farizon untuk menikahi adiknya sah secara agama dan negara.

“Kami selama ini dibohongi, jadi bapak menyuruh mereka berdua menikah dahulu, jika belum jangan satu atap lagi. Jadi dia (Elyan) pulang hanya mengambil pakaian saja,” sambung Alfatilah.

Selanjutnya, Fatilah juga membenarkan jika Adiknya dengan pria yang beralamat di Simpang Martapura, Sarkomi (35) telah menikah di Bandar Lampung baru-baru ini.

“Saat itu Adikku ingin keluar rumah dengan alasan ingin karaoke di Daerah Sion, kemudian tahu-tahunya kami dapat kabar si Tina pergi bersama Sarkomi ke Bandar Lampung, katanya hendak menikah,” tukasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts