Palembang, Sumselupdate.com – Polisi mendalami kasus tewasnya seorang ibu rumah tangga yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Komplek Karya Mandiri 5, Kelurahan Lebak Murni, Kecamatan Sako, Palembang, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban diketahui bernama Sri Wahyuningsi (31). Saat ditemukan, korban dalam kondisi terlentang di atas tempat tidur dengan wajah tertutup kain sprei. Tidak ditemukan bercak darah maupun luka yang tampak secara kasat mata pada tubuh korban.
Penyidik Polsek Sako telah mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Muhammad Hasan Palembang guna dilakukan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti kematian.
Dalam penyelidikan kasus tersebut, polisi turut mengamankan suami korban bernama Rangga untuk dimintai keterangan.
Kapolsek Sako Kompol Makmun Nartawinata SH MH mengatakan, pihaknya menerima laporan awal dari keluarga korban yang kemudian ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara.
“Secara kasat mata tidak ditemukan luka pada tubuh korban. Namun dari hasil olah TKP terdapat beberapa kejanggalan, sehingga suami korban kami amankan untuk pemeriksaan,” ujar Kompol Makmun.
Dari hasil pemeriksaan awal, Rangga mengakui sempat terjadi perselisihan atau cekcok dengan korban sebelum kejadian.
Bahkan, yang bersangkutan juga mengakui perbuatannya yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Yang bersangkutan mengakui melakukan perbuatan tersebut sendiri hingga menyebabkan korban meninggal. Namun untuk cara atau modusnya masih kami dalami,” jelas Kapolsek.
Sementara itu, suasana di sekitar lokasi kejadian sempat menggegerkan warga setelah polisi memasang garis polisi di rumah korban yang bercat hijau.
Sejumlah warga tampak berkumpul menyaksikan proses penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian.
Salah seorang warga setempat, Jefri, menuturkan bahwa sebelum korban ditemukan meninggal, orang tua korban bersama ketua RT mendatangi rumah tersebut untuk memastikan kondisi di dalam rumah.
“Kami tahu saat orang tua korban datang. Mereka mengajak ketua RT dan saya untuk membuka pintu rumah,” kata Jefri.
Saat pintu dibuka, korban sudah ditemukan tidak bernyawa dengan posisi terlentang dan wajah tertutup sprei. Menurutnya, tidak terlihat adanya darah pada tubuh korban.
Diketahui, korban dan suaminya merupakan warga baru di komplek tersebut dan telah tinggal sekitar sembilan bulan. Warga juga mengaku dalam beberapa waktu terakhir kerap mendengar cekcok antara korban dan suaminya.
“Sekitar tiga atau empat kali terdengar cekcok. Kabarnya sekarang suaminya sudah diamankan di Polsek Sako,” tandasnya.
(**)











