Palembang, Sumselupdate.com – Polemik Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester IX Universitas Sriwijaya (Unsri) kini masih abu-abu.
Pasalnya, hingga kini hasil mediator antara DPRD dan Rektorat belum memberikan angin segar atas tuntutannya.
Salah satunya adalah DPRD akan mendampingi mahasiswa dan Rektorat untuk mengajukan penurunan UKT semester IX ke Kemenriatek DIKTI namun hingga H-3 belum ada kabar apapun dari DPRD usai rapat di Gedung Banggar DPRD Sumsel Aguatus 2017 lalu
“Belum adanya surat pemberitahuan kejelasan tentang audiensi bersama Dikti yang dijanjikan oleh DPRD Sumsel. Semoga dalam waktu dekat pemberitahuan itu segera kami terima,” ujar Dedi Satria Mentri Politik dan Propaganda BEM KM Unsri, Sabtu (12/8/2017).
Pasalnya, momentum ini sambung Satria sangat berharga bagi mahasiswa yang menuntut UKT turun 50 persen di semester IX.
Mereka berharap dengan didengarkannya langsung fenomena yang dialami mahasiswa bisa memberikan solusi kongkrit bagi seluruh mahasiswa Unsri.
Hal senada dikatakan Sekretaris Menteri Luar Negeri BEM KM Unsri Anggraini yang menyayangkan DPRD terkesan lamban sejak rapat di Banggar DPRD sejak 4 hari lalu.
“Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi maupun surat, saya dengar Rektornya juga belum terima surat tersebut. Sebaiknya DPRD bisa mengambil sikap cepat karena mengingat waktu yang dijanjikan,” pungkasnya. (sbw)











