Pj Sekda: Tunaikan Zakat di Baznas Muaraenim!

Ketua BAZNAS Muara Enim Erham Fajeri.

Laporan: Endang Saputra

Muaraenim, sumselupdate.com – Perusahaan yang berada di wilayah Kabupaten Muaraenim diharapkan bisa menyalurkan zakat penghasilannya ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Muaraenim. Hal tersebut diungkapkan oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muaraenim, H Riswandar.

Read More

“Kalau ASN di lingkungan Pemkab Muaraenim ya sudah lumayan banyak, tapi perusahaan perusahaan besar seperti PTBA harusnya bisa menyalurkan ke Baznas, meskipun memang saat ini mereka membayar melalui lembaga lain, tapi harusnya ke Baznas,” ungkapnya.

Lanjutnya, termasuk PNS atau ASN diluar lingkup Pemkab Muaraenim seperti kementrian tapi kerjanya di wilayah Muaraenim juga bisa menyalurkannya ke Baznas Muaraenim.

“Ya kita tinggal disini, harusnya ya bisa membangun daerah ini juga, zakat itu kan wajib dan memang ada aturannya,” bebernya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Erham Fajeri mengatakan bahwa penerimaan zakat dan infaq di tahun 2022 hingga saat ini tercapai Rp1,1Miliar yang terdiri dari Rp819Juta Zakat dan Rp334Juta.

“Target di tahun 2022 ini untuk zakat Rp1,6 Miliar san Infaq Rp750 Juta. Kami optimis target itu bisa tercapai hingga akhir tahun 2022,” terangnya, Rabu (24/08/2022) pada awak media disela lomba Da’i dan Dai’yah Baznas di Masjid Babusalam Islmic Center.

Lebuh lanjut, ia menatakan untuk capaian 2021 lalu sebesar Rp2Miliar yakni Zakat sebesar Rp1,3Miliar dan infaq sebesar Rp700Juta.

“Kami optimis tahun 2022 bisa mencapai target dan lebih baik dibanding tahun lalu, oleh sebab itu kami rutin melakukan sosialisasi terutama ke ASN yang ada di Kabupaten Muaraenim,” terangnya.

Masih menurut Erham, apabila zakat itu disalurkan ke Baznas akan banyak manfaatnya bagi masyarakat muara enim terutama yang masuk dalam golongan penerima zakat.

“Salah satu kegiatan yang sudah dilakukan adalah pembangunan atau program bedah rumah,” tukasnya.

Menurutnya, hingga saat ini total sudah ada 55 rumah yang dibangun dan hingga saat ini masih berjalan.

“Ya minimal dalam satu bulan ada satu rumah yang dibedah warga kurang mampu untuk dibedah agar mendapatkan tempat tinggal yang layak,” pungkasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.