Pihak Kampus Akui Dua Pelaku Pengeroyokan Alumni Polsri

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Polsri, Ahmad Zamheri.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Pasca penangkapan empat pelaku pengeroyokkan terhadap Ahmad Reza Tayyib (20), di Politeknik Sriwijaya Palembang, membuat pihak kampus angkat bicara terkait kasus yang viral tersebut.

Read More

Ditemui di Kampus Politeknik Sriwijaya Palembang, Senin (2/11/2021), Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Polsri, Ahmad Zamheri mengatakan, dua pelaku tersebut alumni dari kampus tersebut yang baru-baru ini selesai.

“Yang saya tahu baru tiga, dua di antaranya alumni dan satunya masih baru kita cari tahu,” katanya kepada awak media.

Ia mengungkapkan, kasus tersebut sudah diserahkan kampus ke pihak yang berwajib. Ia mengungkap bila memang ada mahasiswanya yang terlibat, maka dirinya akan memberikan hukuman secara akademis.

“Kita akan memberikan sanksi tegas kepada mahasiswa tersebut bila terlibat kasus itu. Sejauh ini korban jelas kita lindungi sampai saat ini. Termasuk bila dirinya masih merasa sakit, kita izinkan untuk tidak mengikuti perkuliahan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Zamheri juga menjelaskan petugas keamanan saat itu, sudah bekerja sesuai tugasnya hanya saja, sedang melakukan patroli di daerah lain.

“Kita punya petugas keamanan yang berjaga, jumlahnya berkisar 17-25 orang yang secara bergiliran berpatroli,” katannya.

Kembali mengingatkan, kasus pengeroyokan menimpa mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Ahmad Reza Tayyib (20) yang video pemukulannya viral di dunia maya.

Korban Ahmad Reza Tayyib kemudian melaporkan kasus pengeroyokan menimpa dirinya ke aparat penegak hukum pada Sabtu (30/10/2021), dan petugas bergerak cepat.

Tak membutuhkan waktu yang lama, empat pelaku pengeroyokan diamankan dan digiring ke Mapolrestabes Palembang, Senin(1/11/2021).

Keempatnya pelaku dugaan pengeroyokan itu masing-masing Aji (23), Amar (20), Hasbi (20), dan Revaldo Dewa (20). Ternyata empat pelaku ini berstatus dua mahasiswa Polsri dan dua lainnya sudah selesai atau alumni.

“Menindak lanjuti video viral tersebut, kami berhasil menangkap ke empatnyai,” ujar Kasat Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi dalam rilisnya.

Kompol Tri Wahyudi mengatakan, motif pengeroyokan masih simpang siur. Namun pelaku mengaku akibat salah paham.

“Masih kita dalami (motifnya –red),” katanya.

Sementara itu menurut pengakuan Aji yang juga alumnus Polsri Jurusan Mesin mengaku, motif pengeroyokan karena ada juniornya terlebih dahulu dipukul oleh korban, sehingga dia dan rekannya Amar menghampiri korban yang saat itu bermain game di koridor Polsri.

“Aku tuh cuma nak konfirmasi, kareno cak nantang nian, kami keroyok dio,” cetusnya.

Dari pengakuan Aji jika semua pelaku memukul korban dan dirinya tiga kali memukul.

Pastinya, atas tindakkan keempat pelaku dijerat Pasal 170 dengan hukuman di atas lima tahun penjara. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.