Palembang, Sumselupdate.com – Ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesa antusias mengikuti kuliah umum yang digelar Program Studi (Prodi) Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Palembang.
Kuliah umum yang mengambil tema ‘Tantangan Pendidik Geografi Pada Pembelajaran Selama Pandemi Covid-19’ digelar Media Zoom Cloud Meeting dan disiarkan live streaming on youtube pada Rabu (10/6/2020).
Tampil menjadi nara sumber kuliah umum kali ini Prof Dr Sumarmi, MPd yang merupakan Guru Besar dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang.
Dalam materi kuliah umumnya, Prof Sumarmi, MPd menyampaikan bahwa kemampuan pendidik dalam memecahkan masalah kognitif dan sosial.
Turut dibahas dalam kuliam umum tersebut mengenai proses dan sistem pembelajaran di masa pandemi Covid-19.
Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi saat membuka secara resmi kuliah umum mengatakan, sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan kuliah umum ini.
Menurut Rektor, suatu kebanggaan terhadap para peserta yang berasal dari berbagai provinsi dari Sabang sampai Merauke dengan berbagai profesi baik dari pelajar, mahasiswa, guru ASN, peneliti, dan dosen.
Rektor mengatakan kuliah umum ini penting karena merupakan agenda rutin dan program kerja program studi.
Dikatakan Rektor, Indonesia merupakan salah satu negara yang terkenal dampak Covid-19, sehingga orang tua dan masyarakat perlu bekerjasama secara profesional dalam pengelolaan pendidikan di era digital.
Sementara itu, Ketua Prodi Geografi FKIP Universitas PGRI Palembang, Maharani Oktavia, MSc menjelaskan kuliah umum ini merupakan kegiatan rutin.
Dalam kuliah umum ini menurut Maharani, diikuti 972 peserta yang berasal dari Universitas Negeri Malang, Universitas PGRI Palembang, Universitas Gorontalo, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Padang, Universitas Syiah Kuala, Universitas Pendidikan Indonesia.
Universitas Tadulako, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Lampung UM, Unnes, Universitas Siliwangi, Unsyiah, IKIP PGRI Pontianak, Universitas Kanjuruhan Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Peserta lain dari Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Universitas Negeri Makasar, Universitas Khairun, Universitas Tanjung Pura, UNJ, Universitas Sembilan November, Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Universitas Halu Oleo, UNESA, ULM, Universitas Negeri Gorontalo, Swasta, Dinas Pendidikan, guru, dan peserta lainnya.
Pada kesempatan itu Maharani mengatakan, di pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, para pendidik harus memastikan kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan meskipun peserta didik berada di rumah.
Maka dari itu, menurut Maharani, inovasi pembelajaran merupakan solusi yang perlu didesain dan dilaksanakan oleh pendidik dengan memaksimalkan media yang ada seperti media daring atau on line.
Salah satu proses pembelajaran itu dengan menggunakan metode E-Learning yaitu pembelajaran memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Ditambahkannya, sistem pembelajaran dapat dilaksanakan melalui perangkat komputer (PC), laptop, dan handphone yang terhubung dengan koneksi jaringan internet dengan menggunakan berbagai media seperti WhatsApp (WA), telegram, aplikasi Zoom maupun media sosial lainnya. (edo)











