Fasilitas Lengkap, Universitas PGRI Palembang Siap Gelar Pembelajaran Secara Digital

Selasa, 16 Juni 2020
Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi saat membuka kuliah umum on line secara gratis yang diprakarsai Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP pada Jumat (12/6/2020).

Palembang, Sumselupdate.com – Pada masa pandemi virus Corona atau Covid-19 ini, seluruh perguruan tinggi dituntut melakukan proses perkuliahan dan pembelajaran secara daring.

Berkaitan dengan kebijakan itu, Universitas PGRI Palembang sudah sangat siap melaksanakan proses perkuliahan dan pembelajaran secara on line.

Read More

Kesiapan ini dikemukakan Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi saat membuka secara resmi kuliah umum on line secara gratis yang diprakarsai Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) pada Jumat (12/6/2020) pukul 13.00–15.00 WIB.

Kuliah umum yang mengambil  tema ‘Digital Talk in Emergency Learning’ dan disiarkan live streaming on youtube, menghadirkan tiga nara sumber yang memiliki kompetensi di bidangnya.

Adapun tiga  nara sumber itu masing-masing Dr Finita Dewi, SS, MA dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI Bandung). Dr Finita merupakan dosen Bahasa Inggris dan Praktisi Teknologi dan Inovasi Pendidikan

Nara sumber kedua, Hermansyah, MPd dari Universitas PGRI Palembang merupakan dosen sekaligus Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

Selanjutnya, Aswadi Jaya, MM, MPd dari Universitas PGRI Palembang merupakan dosen Pendidikan Bahasa Inggris.

Suasana kuliah umum on line secara gratis yang diprakarsai Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP pada Jumat (12/6/2020).

 

Menurut Rektor, kesiapan Universitas PGRI Palembang menggelar proses perkuliahan dan pembelajaran daring karena lengkapnya fasilitas yang dimiliki perguruan tinggi yang dipimpinnya.

Dengan lengkapnya fasilitas ini, menurut Rektor, Universitas  PGRI Palembang akan segera melaksanakan Massive Open Online Course (MOOC) atau kursus online terbuka besar-besaran.

Rektor mengatakan, dengan MOOC sehingga selama pandemi ini berlangsung peserta yang akan bergabung dengan Universitas PGRI Palembang dapat memilih kelas-kelas yang tersedia dan mengikutinya di manapun berada.

Pada kesempatan itu, Rektor sangat mendukung sekaligus mengapresiasi kuliah umum yang merupakan agenda rutin dan program kerja prodi.

“Saya selaku Rektor sangat berterima kasih kepada narasumber yang memberikan ilmu baru melalui webinar ini. Saya berharap ke depan kegiatan seperti ini dapat dilakukan dengan skala yang lebih besar, sehingga peserta dapat kita rangkum dari dalam dan luar negeri. Yang pasti Universitas PGRI Palembang siap untuk itu semua,” tandas Bukman.

Sementara itu, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas PGRI Palembang, Hermansyah, MPd menjelaskan jika kuliah umum ini diikuti sebanyak 257 peserta.

Para peserta ini masing-masing dari luar dan mahasiswa/i Universitas PGRI Palembang sebanyak 163 peserta.

Peserta lain dari guru sebanyak 36 orang masing-masing dari Yogyakarta, Surakarta, Lamongan Banjarmasin, Bangka Belitung, dan Surabaya

Sedangkan peserta dari dosen sebanyak 28 peserta dari Bandung, Bengkulu, Lampung, Jambi, dan Bangka Belitung.

Untuk peserta dari umum dan praktisi sebanyak 30 orang daari Provinsi Sumatera Selatan, Bangka, dan Provinsi Bengkulu.

Hermansyah mengatakan tujuan dan manfaat kuliah umum ini mengembangkan transformasi pendidikan dan pembelajaran.

Manfaat lain meningkatkan kreativitas dalam menerapkan pembelajaran digital, mengembangkan pembelajaran aktif dan innovatif dalam pandemi Covid-19 khususnya pembelajaran kemampuan berbicara atau speaking.

Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas PGRI Palembang berfoto bersama.

 

“Untuk Universitas PGRI Palembang manfaatnya dapat bersosialisasi tentang kualitas yang ada di kampus sekaligus dapat menjalin kerjasama dengan pembicara kuliah umum,” ujar Hermansyah.

Sedangkan untuk dosen manfaatnya dapat mengembangkan transformasi baru di dunia pendidikan Bahasa Inggris.

Untuk mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris bisa mengetahui dan memahami tentang inovasi dalam pembelajaran di sekolah .

Selain itu, mahasiswa mengetahui dan memahami tentang sistem pengelolaan pembelajaran di sekolah dalam era digital.

“Untuk peserta umum maupun guru, kuliah umum ini bisa mengembangkan ide dalam inovasi pembelajaran sekolah dasar di era digital sekaligus dapat memahami tentang pengelolaan pembelajaran aktif dan inovatif dalam pandemi Covid-19,” jelasnya. (edo)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts