Palembang, Sumselupdate.com – Masyarakat Sumsel dipastikan tidak bisa menyaksikan pertandingan Sriwijaya FC melalui layar televisi secara langsung di dua laga away Gojek Traveloka Liga 1, yakni menghadapi Persiba Balikpapan, Selasa (9/5) dan PSM Makassar, Minggu (21/5).
“Dua laga itu tidak live, karena itu sudah kebijakan dari broadcaster,” kata Ria, Devisi Broadcaster dan Media PT Liga Indonesia Baru (LIB), Jumat (5/5/2017).
Rian juga menyampaikan, bahwa empat laga away Sriwijaya FC lainnya baru disiarkan secara langsung oleh broadcaster (tvone). Yakni menghadapi Persela Lamongan pada Kamis (1/6), Persija Jumat (16/6), Arema FC Jumat, (7/6) dan Persegres pada Senin (24/6).
“Saya hanya bisa sampaikan enam laga away SFC itu saja sementara. Soalnya untuk ke bawah atau full pertandingan tidak bisa. Karena enam itu sudah pasti, takutnya ke bawah bisa berubah,” paparnya.
Ditanya terkait jadwal pertandingan di edisi bulan Ramadhan. Ia menjawab jadwal tidak berubah, seperti yang telah dirilis ke klub sebelumnya. Lantaran jadwal itu pun telah disesuaikan dengan kondisi yang ada.
“Bulan Ramadhan kita bertanding malam dan hanya satu pertandingan saja tiap hari, tidak bisa lebih. Itu sudah kita sesuaikan dengan jadwal kemarin. Jadi untuk Ramadhan tidak akan ada perubahan,” tandasnya.
Melihat kondisi itu, tentunya membuat para fans Laskar Wong Kito di seluruh Tanah Air tidak hanya Sumsel pastinya kecewa. Dengan kondisi itu pastinya beragam agenda nonton bareng Sriwijaya FC yang biasa dilakukan para fans tidak akan bisa terlaksana.
“Kami biasanya selalu gelar nobar. Kalau seperti ini bagaimana kita bisa nonton pertandingan SFC. Karena tidak semua orang bisa berangkat tur,” kata Pengurus Singa Mania, Bimbim saat dimintai tanggapan.
Hal serupa juga dikeluhkan pihak Marketing Laskar Wong Kito. Pasalnya direncanakan Sriwijaya FC sendiri akan intens menggelar nobar di cafe SFC dengan menggandeng pihak sponsor untuk memberikan beragam dorrprizes kepada suporter.
“Mau bagaimana lagi, pastinya sangat disayangkan,” ujar Direktur Marketing PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Nirmala Dewi. (tra)











