Jambi, Sumselupdate.com – Usia lanjut kerap identik dengan keterbatasan fisik dan berkurangnya peran sosial. Namun di Desa Kota Karang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, para lansia justru menunjukkan semangat belajar dan berkarya melalui Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG).
Indonesia saat ini memasuki era penduduk menua. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase lansia meningkat hampir 4 persen dalam kurun 2015–2024 menjadi 12 persen. Pada 2045, jumlah lansia diproyeksikan mencapai 65,82 juta jiwa atau 20,31 persen dari total populasi. Kondisi ini menjadikan upaya menjaga kesehatan dan kemandirian lansia semakin penting.
Berdasarkan studi social mapping tahun 2024, Pertamina EP (PEP) Jambi mengidentifikasi Desa Kota Karang sebagai wilayah potensial pengembangan program lansia. Di desa tersebut telah terbentuk Sekolah Lansia Tangguh – Bina Keluarga Lansia (BKL) Kamboja sejak 2023 oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Jambi.
Sekolah Lansia Tangguh menjadi ruang belajar dan berbagi bagi para lansia untuk menjaga kesehatan, meningkatkan keterampilan, serta tetap aktif dengan dukungan keluarga.
Sejak 2025, PEP Jambi melalui program Semangat Lanjut Usia untuk Berkarya, Sehat, dan Sejahtera (SENJA KARSA) mulai memperkuat program tersebut. Dukungan diberikan dalam bentuk perlengkapan belajar, alat kesehatan bagi 55 lansia, pelatihan lansiapreneur melalui pembuatan batik eco-print, hingga edukasi peran keluarga dalam pendampingan lansia.
Salah satu penerima manfaat sekaligus Duta Lansia Desa Kota Karang Tahun 2025, Maisarah, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.
“Adanya Sekolah Lansia ini membuat kami semangat lagi. Bisa kumpul, sama-sama jaga kesehatan, juga latihan-latihan keterampilan. Rasanya kami masih bermanfaat di usia segini,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi dan PEP Jambi atas dukungan yang diberikan.
Ketua Pokja Lansia dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi, Novita Sari, turut mengapresiasi kolaborasi tersebut.
“Terima kasih atas dukungan Pertamina EP Jambi dalam penguatan Sekolah Lansia di Desa Kota Karang. Hal ini menjadi penguat dalam menjaga semangat belajar para lansia tetap menyala dan dirasakan secara langsung,” katanya.
Perjalanan belajar para peserta ditandai dengan wisuda Sekolah Lansia BKL Kamboja yang digelar pada 31 Desember 2025 di Kantor Desa Kota Karang. Momen tersebut menjadi simbol bahwa proses belajar tidak mengenal batas usia.
Manager Community Involvement & Development (CID) Regional 1 Iwan Ridwan Faizal menegaskan, program SENJA KARSA dilandasi keyakinan bahwa keberlanjutan masyarakat juga bertumpu pada kualitas hidup generasi lanjut usia.
“Bagi kami, lansia bukan kelompok yang diabaikan. Dukungan ini kami hadirkan agar para lansia tetap sehat, aktif, dan terus merasa punya ruang untuk bertumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, PEP Jambi berkomitmen memperkuat manfaat program melalui peningkatan kapasitas pembelajaran, pengembangan kelompok lansiapreneur, pemantauan kesehatan bersama tenaga medis, serta kegiatan yang mendukung kesejahteraan mental dan sosial lansia.
(**)











